25 radar bogor

Utamakan Keselamatan, China Stop Operasikan Pesawat Boeing 737 Max. Bagaimana dengan Indonesia?

Pesawat Ethiopian Airlines

RADAR BOGOR, Insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines, membuat regulator penerbangan Tiongkok memutuskan untuk menarik penggunaan pesawat Boeing 737 Max. Langkah itu dilakukan lantaran pemerintah Negeri Tirai Bambu begitu menekankan pentingnya keselamatan.

Pemerintah China memerintahkan seluruh maskapai berhenti menggunakan jenis pesawat tersebut. Ethiopian Airlines yang membawa 157 penumpang dan kru jatuh sesaat setelah lepas landas di Addis Ababa saat akan terbang menuju Nairobi, Kenya, Minggu (10/3/2019) pagi waktu setempat. Sebanyak 96 pesawat jenis ini beroperasi di China.

Dilansir dari laman The New York Times, Senin (11/3/2019), Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) mencatat dalam pengumumannya bahwa pesawat Ethiopian Airlines dan Lion Air yang jatuh merupakan jenis pesawat Boeing 737 Max 8. Kedua pesawat ini mengalami kecelakan sesaat setelah lepas landas.

Regulator penerbangan Tiongkok menyampaikan dalam pengumumannya yang disiarkan pada pukul 09.00 waktu setempat, telah meminta seluruh maskapai penerbangan menarik seluruh pesawat Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan dan maskapai diberikan waktu sembilan jam sejak pengumuman disiarkan.

Sementara itu, Indonesia saat ini merupakan salah satu negara yang maskapainya juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max. Sebut saja Lion Air, Garuda, hingga Sriwijaya Air. Lantas, muncul pertanyaan, apakah Indonesia bakal melakukan hal yang sama seperti Tiongkok?.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pihaknya masih akan berdiskusi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama pemangku kepentingan lain.

Diakuinya, pada Minggu (10/3/2019) malam, jatuhnya Ethiopian Airlines langsung dibahas lantaran tipe pesawat tersebut sama dengan pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang.

“Malam atas bicara Menhub kita akan dengar, nanti akan kita tentukan bagiamana pemerintah,” ujarnya saya ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Terkait sikap untuk melarang penggunaan Boeing 737 Max, Luhut mengatakan akan segera memutuskannya. Sebab, langkah tersebut juga perlu dipertimbangkan dengan matang. “Tergantung laporan yang kita terima,” tuturnya. (jpg)