25 radar bogor

Sandi Ogah Panggung Debat Putaran Ketiga Jadi Arena Saling Serang

BOGOR – RADAR BOGOR, Jelang debat putaran ketiga, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku, dirinya tak ingin ajang debat cawapres berubah menjadi ajang saling serang. Karena itu hanya akan membuat bingung rakyat Indonesia.

Diketahui, dalam debat ketiga nanti, KPU hanya anya menghadirkan masing-masing cawapres yang berasal dari dua kubu. Tema yang bakal diangkat debat tersebut adalah pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, dan budaya.

“Banyak masukan dari masyarakat yang ingin pada debat nanti menjadi ajang untuk saling memperlihatkan gagasan,” kata Sandi di Jakarta, Minggu (3/3).

Dalam debat kali ini, Sandi bakal banyak menyoroti masalah kesehatan. Tak hanya masalah BPJS, melainkan masalah dari pelayanan kesehatan di masyarakat. Contohnya, klaim dia, kesehatan jiwa yang belum tersentuh pada pemerintahan saat ini.

“Padahal, ada Undang-Undang kesehatan jiwa. Disitu memandatkan adanya pusat kesehatan jiwa nasional atau National Institute for Mental Health. Ini belum kejadian sampai sekarang,” tutur dia.

Jakarta saja, berdasarkan catatannya, ada sekitar 20 persen masyarakat yang mengalami gangguan kejiwaan, mulai ditingkat ringan sampai dengan berat. Persoalan ini dinilainya berbahaya lantaran bisa memicu munculnya fenomena sosial.

“Ini bisa dilihat dengan fenomena sosial yang ada. Bunuh diri, narkoba dan lain-lain. Itu dipicu oleh kesehatan jiwa masyarakat kita,” terangnya.

Khusus permasalahan pendidikan, Sandi juga diketahui sempat berdialog dengan mantan Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Salah satu poin yang paling menjadi fokus dari pembicaraan tersebut adalah terkait upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru.

“Perbaiki akses pendidikan, perbaiki kualitas dan kompetensi guru. Tingkatkan kesejahteraan guru dari paud, berikan kartu mahasiswa unggul,” jelasnya.

Sandi mengaku optimistis, Indonesia akan maju apabila sistem pendidikan bangsa dibenah dengan menyoroti kompetensi dan kualitas guru. Untuk mencapai itu, Sandi berjanji bakal lebih memperbaiki kesejahteraan para guru.

“Guru itu akan meningkat kualitasnnya kalau punya kesejahteraan, guru honorer banyak sekali yang masih mengeluh keadilan dalam soal kesejahteraan,” tukasnya.