25 radar bogor

Belanja di Alfamart dan Alfamidi, Kantong Plastik Dikenakan Biaya Tambahan

Jangan kaget ketika belanja di Alfamart dan Alfamidi, kini penggunaan kantong plastik dikenakan biaya tambahan.

BOGOR-RADAR BOGOR, Tak hanya di Bogor, pembatasan penggunaan kantong plastik ini diberlakukan di semua pusat perbelanjaan moderen milik PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi).

Managemen Alfamart dan Alfamidi telah memberlakukan pengenaan kantong plastik sekitar harga Rp200 hingga Rp500 per kantong. Kebijakan itu diberlakukan sebagai bentuk program pengurangan pemakaian kantong plastik di masyarakat.

Direktur Alfamart sekaligus Alfamidi Solihin menjelaskan, kisaran harga tersebut tergantung dari kesiapan dan kebijakan masing-masing daerah.

“Diserahkan kepada kesiapan masing-masing daerah. Minimal harga Rp200 bisa lebih dari itu. Jadi nanti jangan kaget Rp 200 ada yang Rp 500. Bahkan Pak Tulus ketua YLKI bilang jangan segitu terlalu murah seperti di Ambon Rp5.000. Karena masih ada yang beli,” ujarnya kepada Jawapos.com (Radar Bogor Group), Sabtu (2/3).

Solihin menjelaskan, beberapa tahun sebelumnya pihaknya juga pernah menerapkan pengenaan kantong plastik. Hal itu sukses mengurangi pemakaian kantong plastik hampir 30 persen. “Artinya pemakaian orang menggunakan kantong plastik berkurang. Artinya kan bagus,” tuturnya.

Pihaknya selaku peritel berharap ada payung hukum yang lebih kuat yang dapat mendasari program pengenaan pengurangan kantong plastik. Sehingga program tersebut dapat terselenggara dengan maksimal.

“Saat ini pemerintah kota, kabupaten sudah banyak mengeluarkan aturan tentang adanya pengurangan kantong plastik. Ada yang menyebut pelarangan. Contoh, di Banjarmasin di berlakukan pelarangan kantong plastik, di kota Banjar nya nggak. Padahal depan-depanan. Di kota Bogor juga dilakukan pelarangan tapi di kabupaten Bogor nggak. Dan beberapa daerah lainnya dengan aturan daerah berbeda beda,” ucapnya.

Solihin menambahkan, Alfamart pun menyediakan kantong belanja yang dapat dipakai berulang. “Sekitar Rp 3.500 atau Rp 3.600 gitu saya lupa,” imbuhnya. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat agar mendukung program pemerintah demi keberlangsungan lingkungan yang lebih baik.

“Pengurangan sampah plastik merupakan program pemerintah yang Harus kita dukung. Siapapun kita ayo lakukan dengan kreativitasnya melakukan hal yang bertujuan pemerintah. Aprindo sudah melakukan seperti ini,” tandasnya.(JPC)