25 radar bogor

Soal Tantangan Sumpah Pocong Dalang Mei 98, Ini Kata Anak Buah 08

BOGOR – RADAR BOGOR, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyesalkan tantangan sumpah pocong yang dilontarkan oleh Menkopolhukam Wiranto kepada Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Menurutnya sebagai kalangan militer Wiranto tidak menantang sumpah pocong, melainkan sumpah prajurit.

“Namanya juga setia pada NKRI, negara dan bangsa, kalau militer itu kan sumpah prajurit, sapta marga, bukan sumpah pocong,” kata Dasco, Rabu (27/2).

Lebih lanjut, Dasco menilai, pengungkapan kasus 1998 belum berjalan baik sampai saat ini. Sebagai Menko Polhukam, Wiranto dianggap kurang berusaha dalam menyelesaikan perkara masa lalu ini.

“Penyelesaiannya menurut saya, justru tugas yang bersangkutan, karena ini, apa namanya enggak selesai-selesai juga, karena yang bersangkutan sebagai Menko Polhukam, ya kurang kalau menurut saya, usaha untuk menyelesaikan kasus ini,” sambungnya.

Dasco juga menganggap isu ini sangat tidak konsisten. Sebab, hanya muncul saat masa-masa jelang pilpres saja.

“Ya begitulah, padahal masih banyak isu-isu yang bisa dikedepankan, isu yang dijual bagaimana cara memakmurkan, membangun bangsa dan negara,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wiranto menantang Calon Presiden 02 Prabowo Subianto dan Purnawirawan Jenderal Kivlan Zen untuk sumpah pocong. Hal itu disampaikan Wiranto bersamaan dengan diungkitnya kembali isu soal kerusuhan 98. Wiranto diisukan sebagai dalang dari tumbangnya rezim Soeharto.

“Saya berani sumpah pocong saja. 1998 itu yang menjadi bagian dari kerusuhan itu saya, Prabowo, Kivlan Zein. Sumpah pocong (saja) kita,” kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/2).

Atas pernyataan mantan rekannya itu, Wiranto mengaku kesal. Sebab Kivlan kerap menggulirkan isu-isu yang disebutnya ngawur dan tidak sesuai fakta.

Wiranto bilang, dengan melakukan sumpah pocong, maka biar masyarakat yang akan menilai siapa sebenarnya yang benar dan salah. “Biar jelas masalahnya, jangan asal menuduh saja,” terangnya.