25 radar bogor

Bantu Warga Kurang Mampu, Koperumnas Jual Rumah Murah Tanpa Riba di Jonggol

Pengurus Koperumnas foto bersama disela-sela kesibukannya untuk membangun rumah murah buat masyarakat kurang mampu.

BOGOR-RADAR BOGOR, Koperasi Perumahan Umum Nasional (Koperumnas) menyediakan ribuan unit rumah murah di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Proyek perumahan murah ini untuk menjawab kebutuhan rumah bagi masyarakat kurang mampu.

Ketua Umum Koperumnas Syariah, Aris Suwirya menerangkan, tanah seluas 250.000 meter telah mereka miliki untuk menunjang proyek pembangunan perumahan tipe 36 bagi masyarakat miskin. “Semua bisa beli. Syaratnya hanya KTP dan tanpa BI Checking,” tegasnya.

Pihaknya berkeinginan mempermudah masyarakat untuk memperoleh rumah layak dan murah. Untuk memudahkan, tiap konsumen cukup menjadi anggota koprasi dan dalam jangka waktu dua tahun yang masuk ke koprasi akan disalurkan untuk pembangunan. “Saat ini kita sudah mulai pembangunan. Jalan terlebih dahulu dan kemudian yang lainnya,” tuturnya.

Lebih dari 2500 konsumen telah mendaftar. Umumnya, para konsumen menghendaki konsep syariah dalam muamalah. Khususnya jual beli. “Banyak yang takut riba. Karena itu mereka berbondong-bondong ikuti program kami,” tukasnya.

Meski demikian, ia tak menapik adanya segelintir konsumennya yang menggagalkan pemesanan rumah. Hanya karena kesalahpahaman. “Kami tidak memaksa. Kalau mereka membatalkan kontrak, ya sudah. Tapi jangan ganggu,”tegasnya.

Ia mengaku tak segan-segan melaporkan oknum konsumen yang mencoba mengagalkan proyek. Dengan menebar fitnah dan menghasut para konsumen lainnya. “Saya tak segan lapor ke polisi,” tuturnya.

Walaupun sempat tak berjalan mulus, program tersebut mndapat banyak acungan jempol. Di antaranya dari pemerintah Desa Singasari.

Kepala Desa Singasari, Cakra I Sujana mengaku akan mendukung semua program berbasis syariah. Terpenting baginya, proses proyek gak menabrak aturan.

“Saya muslim tentunya sangat mendukung program ini. Terpenting bagi saya, aturan pemerintah harus dilalui. Sehingga tak menyalahi aturan,”tuturnya.(*/ran)