25 radar bogor

Tiket KA Tambahan untuk Lebaran Sudah Dapat Dipesan H-60

BOGOR – RADAR BOGOR, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus menyiapkan armada angkutan Lebaran. Pembelian tiket dilayani mulai hari ini (25/2). KAI juga berjanji tidak ada lagi server down seperti sebelumnya.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, penjualan tiket memang bisa dilakukan untuk keberangkatan 90 hari ke depan. KAI mulai menjual tiket keberangkatan untuk 26 Mei atau H-10 Lebaran. “Pemesanan dapat dilakukan di website kai.id dan aplikasi KAI Access. Untuk channel eksternal menyesuaikan kebijakan masing-masing mitra penjualan tiket,” ucapnya.

Edi memperkirakan, puncak arus mudik terjadi pada 29 Mei atau H-7 Lebaran. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 9 Juni atau H+3 Lebaran. “Selama Lebaran 2019, KAI mengoperasikan 356 KA reguler dan 50 KA tambahan. Totalnya 406 KA,” ungkapnya kemarin (24/2).
Tiket KA Tambahan untuk Lebaran Sudah Dapat Dipesan H-60.

Infografis jadwal pemesanan tiket KA Mudik 2019.

Jumlah tersebut naik 3 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang menyediakan 393 KA. Pada musim mudik kali ini, setiap hari KAI menyediakan 247.010 tempat duduk untuk KA jarak jauh dan KA lokal. Tahun sebelumnya hanya ada 236.210 seat.

Sebanyak 50 KA tambahan dapat dipesan mulai H-60 Lebaran. “Penambahan KA ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang KA pada masa arus mudik dan balik Lebaran,” katanya.

Kereta tambahan tersebut terdiri atas 27 KA eksekutif dan bisnis, 11 KA ekonomi non-PSO (public service obligation), 4 KA ekonomi PSO, serta 8 KA yang memanfaatkan rangkaian idle. Edy mengatakan bahwa kereta api non-PSO mengalami kenaikan harga. Namun, dia memastikan kenaikan harga tersebut tidak melebihi tarif batas atas. ”Setiap rute ada tarif batas atasnya,” imbuh Edy.

Untuk menghadapi peningkatan pengunjung channel penjualan tiket, KAI melakukan langkah antisipasi berupa tuning dan optimalisasi database sistem ticketing. Selain itu, mereka menambah application server dan bandwidth internet dua kali lipat daripada hari biasa. Tujuannya, pemesanan tiket dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan gencar mereaktivasi jalur KA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, reaktivasi sering terkendala dengan adanya masyarakat yang menempati lahan milik KAI. ”Pada 28 Februari saya akan resmikan yang di Cianjur-Ciranjang, kira-kira 15 km,” ucapnya.

Tahun depan reaktivasi dilanjut hingga Bandung. Jika hal itu terjadi, konektivitas ke kota-kota di Jawa Tengah dan Jogjakarta lebih mudah. ”Yang ke Pandeglang tahun ini penertiban. Kami perlu satu tahun untuk penertiban. Setelah itu Pangandaran,” katanya.