25 radar bogor

Tarif Dianggap Masih Cukup Mahal, Sopir Truk Enggan Lewat Tol Bocimi. Ciawi Macet Lagi!

Sopir Truk Enggan lewat Tol Bocimi
Sejumlah truk besar melintas di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi. Mereka enggan lewat Tol Bocimi karena tarifnya dinilai masih cukup mahal.

BOGOR-RADAR BOGOR, Tol Bocimi Ciawi-Cigombong telah resmi beroperasi sejak Januari 2019 lalu. Sejak dibukanya tol tersebut, lalu lintas di ruas Jalan Raya Ciawi-Sukabumi lebih lancar dari biasanya.

Namun setelah diberlakukan tarif tol, kepadatan kendaraan perlahan kembali terlihat.

Saat digratiskan, volume kendaraan di Jalur Ciawi-Sukabumi relatif sepi terutama dari angkutan barang.

Tapi, beberapa hari ini terjadi peningkatan kembali truk-truk angkutan barang karena sopir enggan lewat Tol Bocimi Seksi I itu.

Alasan sejumlah pengemudi karena tarif tol dianggap cukup mahal.

“Kayaknya lebih hemat lewat jalur biasa ketimbang lewat tol yang tarifnya saya kira masih cukup mahal,” aku Enoh salah satu supir truk warga Teluk Pinang Ciawi.

Hak senada diungkapkan Yani (45), yang hampir setiap hari jika ke Bogor dari Sukabumi melewati Tol Bocimi.

“Ya, saya juga berharap tarifnya jangan terlalu mahal, apalagi masih banyak fasilitas belum tersedia di Tol Bocimi,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, besaran tarif Tol Bocimi Ciawi-Cigombong sesuai famplet yang sudah tersebar, Transaksi Gerbang Ciawi Selatan, Gol l Rp1.500, Gol ll Rp2.500, Gol lll Rp2.500. Gol lV Rp3.000 dan Gol V Rp3.000.

Sedangkan untuk transaksi Gerbang Caringin dan Cigombong 1 Gol I Rp12.000, GoI II Rp18.000, Gol III Rp18.000, Gol IV Rp24.000 dan Gol V Rp24.000. (ysp)