25 radar bogor

Soal Puisi Doa yang Ditukar, Hasto Minta Fadli Zon Tahu Sopan Santun

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu (Ridwan/JawaPos.com)

JAKARTA-RADAR BOGOR,Puisi berjudul “Doa yang Ditukar” yang ditulis Fadli Zon membuat para politisi sangat bereaksi. Terutama pihak tim koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.

Hasto Kristiyanto misalnya. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu menyayangkan sikap wakil ketua DPR tersebut. Hasto meminta Fadli Zon untuk menunjukkan jati diri sebagai seorang pemimpin lembaga publik.

“Minimal tahu sopan santun, tahu budi pekerti,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (8/2).

Hasto mengaku sangat resah dengan puisi yang ditulis Fadli Zon. Sebab menurut dia, puisi yang ditulis wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu ditujukan kepada tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Maimoen Zubair (Mbah Moen).

Hasto tidak menerima seorang ulama diperlakukan lewat puisi ala Fadli Zon itu. “Seharusnya itu tidak boleh ditunjukkan oleh pimpinan lembaga tinggi negara,” imbuhnya.

“Apalagi puisi. Jangan sampai dilakukan untuk menyerang sosok ulama yang kita hormati. Dari sosok pemimpin harusnya muncul keteladanan, bukan kebencian,” tandasnya. (JPG)