Beranda Berita Utama Diperiksa Sebagai Tersangka, Ini Penampakan Vanessa Angel Pakai Baju Tahanan

Diperiksa Sebagai Tersangka, Ini Penampakan Vanessa Angel Pakai Baju Tahanan

Vanessa Angel kenakan baju tahanan berwarna biru
Vanessa Angel kenakan baju tahanan saat diperiksa sebagai tersangka

SURABAYA-RADAR BOGOR, Aktris FTV yang tersangkut kasus prostitusi online, Vanessa Angel diperiksa kembali sebagai tersangka kasus prostitusi online oleh penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (7/2/2019).

Vanessa tampak berbeda karena kini ia sudah mengenakan baju tahanan warna biru bertuliskan ‘Tahanan Dit Tahti Polda Jatim’ berwarna oranye.

Demo Dukung Vanessa Angel, Emak-emak Minta Nama Pelanggan Disebutkan

universitas ibn khaldun bogor uika

Selain itu, artis 28 tahun ini juga menutupi sebagian wajahnya dengan masker medis warna hijau. Vanessa juga terlihat menyembunyikan tangannya yang diborgol dalam balutan kaos tahanan.

Dari pantauan Radar Surabaya (Radar Bogor Grup), Vanessa keluar dari ruang tahanan dengan didampingi polwan sekitar pukul 12.30. Ia lalu digiring menuju gedung Siber Ditreskrimsus Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Begitu keluar, wajah Vanessa langsung disorot belasan kamera wartawan.

Sayang saat diajukan pertanyaan, Vanessa memilih diam dan buru-buru melangkahkan kaki. Akibatnya saat hendak masuk ke ruang Siber, Vanessa tiga kali sandalnya terlepas karena terinjak oleh awak media dan polisi yang mengawalnya. Vanessa pun sempat menggerutu. “Aduh,” ucapnya sambil buru-buru menuju ke ruang penyidik Siber.

Tak berselang lama, kuasa hukum Vanessa, Milano Lubis datang bersama timnya. Dia mengatakan bahwa kliennya akan diperiksa kembali hari ini.

“Diperiksa kembali, nanti ya setelah pemeriksaan selesai,” ucap Milano Lubis saat dimintai keterangan wartawan.

Duh! Demi Laki-Laki Berinisal L, Vanessa Angel Kabur dari Rumah

Diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel dimasukkan ke rumah tahanan Polda Jatim, Senin (4/2).

Vanessa ditahan lantaran ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online dan dijerat pasal 27 ayat 1 UU ITE tentang kesusilaan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun kurungan penjara. (rus/jay/JPG/ysp)