25 radar bogor

BPTJ Bolehkan Truk Tambang Tanpa Muatan Melintas di Siang Hari, Bupati Bogor Geram

RUMPIN-RADAR BOGOR,Bupati Bogor, Ade Yasin dibuat geram. Musababnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memperbolehkan truk kosong masuk ke area tambang pada siang hari.

Padahal, Bupati Bogor menolak karena harus mengikuti jam operasional yang telah disesuaikan. Mulai dari pukul 20.00-05.00 WIB dilarang melalui jalur Gunungsindur-Cigudeg-Parungpanjang-Rumpin.

“Secara kesluruhan kami sepakat (jam operasional) diberlakukan. Cuma keberatan soal truk kosong yang masih diperbolehkan masuk,”tegas Ade usai menggelar kegiatan Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Cibungbulang, Rabu(6/2/2019).

Awasi Jam Operasional Truk Tambang di Bogor, TNI dan Polri Diterjunkan

Ia mengatakan, truk angkutan tambang menjadi biang kemacetan utama di jalur pertambangan. Maka, operasionalnya pun harus dibatasi agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Ini bukan masalah truk kosong atau ada isinya. Kami sangat keberatan untuk meloloskan truk beroperasi di siang hari,”kata politisi PPP itu.

Lebih lanjut AY-sapaan karibnya- menuturkan, pemberlakuan jam operasional belum berjalan efektif. Meski sudah ada penerbitan aturan angkutan tambang dan harus menyesuaikan dengan dua wilayah lainnya. yakni Provinsi DKI Jakarta dan Banten.

Pemberlakuan jam tayang sejauh ini belum efektif,”tuturnya

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Supriyanto mengatakan, pemberlakuan jam operasional angkutan tambang disesuaikan dengan aturan yang sudah lebih dulu ada.

Yaitu di Kabupaten Tangerang mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Truk Tambang Sering Makan Korban, Bupati Bogor Bilang Begini

“Selama uji coba jam tayang, 64 personel diterjunkan untuk mengawasi arus lalu lintas. Masing-masing ditempatkan di empat pos dengan dijaga empat personil di sepanjang jalur perbatasan truk tambang,”jelasnya.

Tak hanya itu, ia pun mengungkapkan, ada tim survei dari BPTJ sebanyak lima orang. Banyaknya personel yang turun diharapkan bisa memperlancar jalannya jam tayang angkutan barang tambang.

“Apalagi jika nantinya berdasarkan pertimbangan masa uji coba perlu diperpanjang, dan pelaksanaan 2 shift selama satu bulan penuh,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengatakan, truk diperbolehkan memasuki jalur tambang di siang hari. Asalkan tak mengangkut bahan galian.
“Kalau kosong masih bisa,” ucapnya.

Ia juga menyebut, angkutan bahan galian tambang melalui jalur kereta api masih perlu ditinjau dan dikaji terlebih dahulu.

“Saya belum bisa katakan sekarang. Tapi saya mau menggunakan anggaran seefisien mungkin,” ucapnya.

Diakui Bambang, ada tiga hal yang perlu diperhatikan di jalur tambang.

Yakni ekonomi warga yang dilalui truk pengangkut galian, lingkungan sekitar yang terdampak aktivitas pengambilan material dan lalu lintas jalan. (nal/pkl)