25 radar bogor

Jokowi Diberi Gelar ‘Jancuk’, Begini Komentar Jubir BPN

JAKARTA-RADAR BOGOR, Saat berkunjung ke Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat panggilan ‘cak’ dan ‘jancuk’. Sementara kata ‘jancuk’ ini artinya adalah sesuatu hal yang negatif.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ferdinand Hutahaean mengatakan ‎prihatin dengan panggilan orang nomor satu di Indonesia dengan sebutan ‘jancuk’.

“Sebagai warga negara dari sebuah bangsa yang berbudaya sangat prihatin ya, ketika Presiden diberikan gelar jancuk justru oleh pendukungnya. Jancuk ini kan kasar ya, artinya kira kita bajingan. Ini tidak elok sama sekali,” ujar Ferdinand kepada JawaPos.com, Selasa (5/2).

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat ini menambahkan, ‎pemberian gelar ‘jancuk’ ini juga bisa disebut bahwa pendukung Jokowi justru merendahkan dan menghinanya.

“Karena menyebut Jokowi dengan gelar jancuk sangat tidak patut, dan ini bentuk pelecehan pendukungnya kepada Jokowi,” katanya.

Selain itu, menurut Ferdinand, ini bisa jadi pertanda dari pendukungnya bahwa Jokowi akan segera berakhir dari kursi yang terhormat yaitu sebagai presiden, dan akan berakhir dari kursi kehormatannya.

“Tapi meski demikian julukan Jancuk terap tidak pantas meski Jokowi akan kembali ke rakyat setelah kalah pilpres,” punggkasnya.

Sebelumnya, Capres petahana Jokowi mendapat sapaan khusus dari pendukungnya di Jawa Timur. Jokowi mendapat panggilan ‘cak’ dan ‘jancuk’. Begini makna sapaan bagi Jokowi itu.

Gelar ‘cak’ dan ‘jancuk’ disematkan kepada Jokowi dalam acara deklarasi dukungan dilakukan di kawasan Tugu Pahlawan Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2). ‎

Pembacaan deklarasi dukungan dipimpin oleh Ketua Panitia Deklarasi Forum Alum Jatim, Ernawan. Seusai pembacaan deklarasi, Jokowi dipasangi pin dan dipakaikan jaket jeans warna biru. Jaket jeans itu berlukiskan logo Kota Surabaya. Di belakang Jaket bertulisan ‘Cak Jokowi’.

“Mulai kini, kita panggil Pak Jokowi dengan sebutan Cak Jokowi. Jadi kalau Bapak datang ke Surabaya, ke Jatim dipanggil Cak Jokowi,” kata Ernawan.

Rupanya gelar ‘cak’ bukan hanya bermakna sebagai sapaan khas di Jatim. Ada makna di balik penyebutan cak itu.

“Mengapa disebut ‘cak’? Karena ‘cak’ adalah, cakap, agamis, dan kreatif. Itulah Cak Jokowi,” kata pembaca acara disambut tepuk tangan pendukung.

Bukan hanya ‘cak’, pembawa acara tersebut juga menyematkan sapaan ‘jancuk’ pada Jokowi. Kata ‘jancuk’ ini akrab di teringa masyarakat Surabaya.

Namun ternyata jancuk yang diberikan memiliki arti, yakni jantan, cakap, ulet dan komitmen. Sehingga para relawan dan masyarakat yang datang di acara itu antusias dengan sebutan cak dan jancuk tersebut.

Editor : Kuswandi
Reporter : Gunawan Wibisono