25 radar bogor

Hadiri Acara Diskusi, Rocky Gerung Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Rocky Gerung.

JAKARTA-RADAR BOGOR, Pengamat Politik Rocky Gerung mangkir dari pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (31/1/2019). Dia lebih mengutamakan acara diskusi yang jauh-jauh hari sudah dijadwalkannya.

Dia enggan mengadiri pemanggilan karena, bertepatan dengan agenda diskusi ‘Ngobrol Politik Bareng Rocky Gerung’ di Gedung Graha Pena, Makassar, Kamis (31/1/2019).

“Karena saya memilih ada di sini (Makassar). Jelas Makassar itu adalah kumpulan akal sehat. Saya harus menjawab tuduhan akal bulus dari orang yang melaporkan saya,” kata Rocky, usai diskusi.

Untuk diketahui, Rocky Gerung dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama. Laporan ini berangkat dari pernyataan Rocky di sebuah stasiun televisi swasta yang menyebut kitab suci sebagai fiksi pada April 2018 lalu.

Rocky menyatakan, jika pemeriksaan hanya persoalan prosedur hukum. Sama sekali tak ada kaitannya dengan agenda diskusinya saat ini. Menurutnya, pemeriksaan bisa dilakukan lain waktu dan di kesempatan yang berbeda.

“Udahlah saya bisa tunda akal bulus itu. gampanglah bisa besok lusa segala macam, itu kan soal prosedur kan. Makassar itu soal substansi bukan soal prosedur hukum,” jelasnya.

Rocky menambahkan, laporan yang ditujukan kepadanya sama sekali tak berdasar. Apa yang dinyatakan soal laporan yang ditujukan kepadanya saat itu, dalam konteks debat resmi di hadapan publik.

“Sama dengan panggilan polisi hari ini. Kalau dari rumah saya berencana mengatakan kitab suci itu fiksi. Enggak bila segala macam, saya bisa kena delik. Saya kumpulin pers sini saya mau ngomong kitab suci fiksi. Padahal saya bereaksi dalam suasana debat. Saya tidak rencanakan mengatakan itu. Bukan by intention. Tetapi sesuatu yang terjadi karena suasana,” pungkas Rocky.(JP)