25 radar bogor

Satgas Antimafia Bola: Tinjau Ulang Keputusan-Keputusan Komdis PSSI!

JAKARTA – RADAR BOGOR, Satgas Antimafia Bola terus menunjukkan komitmennya dalam pemberatasan praktik match-fixing di pentas sepakbola tanah air.
Selain terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku atau tersangka kasus praktik mafia bola tersebut, satgas juga meminta PSSI berbenah diri sebelum kompetisi musim 2019 digelar.

Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti bahkan mendesak PSSI untuk meninjau ulang sejumlah putusan sanksi yang dijatuhkan Komisi Disipiln (Komdis) PSSI.“Saya pencinta sepak bola. Saya ingin sepak bola Indonesia maju. Saya ingin kami percaya kembali ke sepak bola Indonesia.

Mumpung kompetisi besar belum bergulir, sekarang waktu yang baik untuk mengecek ulang puluhan pertandingan yang sudah terjadi. dari 2018 ditarik mundur ke tahun-tahun sebelumnya. Lihat rekaman videonya,” papar Khrisna Murti lewat surat terbuka.

Pasalnya, menurut Khrisna, dari semua keputusan (sanksi) Komdis PSSI beberapa di antaranya telah menimbulkan konroversi.

“Lihat keputusan-keputusan wasit yang ada. Bentuk badan khusus untuk melakukan investigasi internal secara adil dan proporsional. Tinjau ulang keputusan-keputusan Komdis PSSI yang kontroversial. Libatkan supporter dan badan independen secara terbuka,” paparnya.

Jika nantinya, hasil review PSSI menemukan keputusan-keputusan wasit yang dianggap tidak layak secara profesional, Khrisna meminta PSSI menempuh sejumlah langkah strategis.

“Misalnya bila kesalahan karena ketidakmampuan wasit, maka latihlah para wasit-wasit tersebut, atau bila kesalahan disengaja karena faktor lain, maka berikan sanksi berjenjang secara adil,” tegasnya.Khrisna pun menandaskan langkahnya itu tak dilandasi kebencian kepada PSSI, justru sebaliknya wujud kecintaan terlalu dalam kepada sepak bola Indonesia.

“Sepak bola adalah harga diri bangsa. Sepak bola bukan cuma milik pengurus PSSI yang berlindung di balik kalimat football family dan statuta FIFA,” ujarnya menandaskan.