25 radar bogor

MUI Kabupaten Bogor Usulkan Pembangunan Islamic Center di Eks Lokalisasi

HADIRI UNDANGAN: Kang Uu menghadiri pernikahan putra Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Adjie di Parung.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Pemerintah Kabupaten Bogor, dibawa komando Ade Yasin, kembali menggalakan penertiban tempat-tempat lokalisasi di Bumi Tegar Beriman.

Agar tempat lokalisasi ini tidak kembali digunakan untuk ajang maksiat, Pemkab Bogor dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, punya gagasan jitu untuk mengatasinya, yakni membangun islamic center.

Seperti diungkapkan Ketua MUI Kabupaten Bogor, Mukri Aji, perlu terobosan untuk benar-benar membebaskan Kabupaten Bogor dari tempat-tempat prostitusi.

Pembangunan islamic center di lokasi prostitusi manjadi gagasan yang menurtnya perlu dicoba pasca Satpol PP menertibkan bangunan-bangunan yang kerap dijadikan tempat asusila.

“Jadi pasca katakanlah selesainya (ditertibkan, red), itu jangan sanpai nongol lagi. Membabatnya itu dengan menjadikan tempat bermanfaat. Majelis taklim atau mushola,” ucapnya kepada Radar Bogor, Selasa (22/1).

Kawasan-kawasan lokalisasi yang menurutnya sudah memprihatinkan ada di sekitaran Kemang, Cileungsi, dan Cisarua. Menurtnya, bukan hanya merusak ahlak, maraknya sarang PSK ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit kelamin hingga HIV/AIDS.

Menurutnya, selama ini MUI Kabupaten Bogor tidak tinggal diam menanggapi maraknya sarang PSK bertumbuhan. Bukan hanya bersama Pemkab Bogor, ia juga kerap terlibat koordinasi dengan TNI Polri.

“Ulama kan selau bersama umaro (pemerintah, red), ya eksekutif, di bawah bupati dan yudikatif, kapolres, dandim, kepala kejaksaan, pengadilan, ketua dewan, anggota dewan, kita selalu bersama,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tak sekadar kembali menghidupkan program nongol babat (nobat), Bupati Ade Yasin akan tegas membongkar bangunan-bangunan yang kerap dijadikan sarang PSK. Sedikitnya ada 75 bangunan yang tersebar di Kecamatan Kemang dan Cileungsi dalam bidikan Satpol PP.(fik/c)