Beranda Bogor Raya Orang Gila di Kabupaten Bogor ‘Dipaksa’ Bikin KTP-el, Ini Komentar Kocak Warganet

Orang Gila di Kabupaten Bogor ‘Dipaksa’ Bikin KTP-el, Ini Komentar Kocak Warganet

Orng Gila Dipaksa Bikin KTP-el
Salah satu suasana perekaman data KTP-el di Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong, awal Januari 2019 lalu.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Upaya Pemkab Bogor melakukan perekaman data diri masyarakat Kabupaten Bogor untuk KTP Elektronik (KTP-el), termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), menuai komentar beragam dari warganet.

Ratusan Orang Gila di Kabupaten Bogor ‘Dipaksa’ Bikin KTP Elektronik

Ada yang mengkritik ada pula yang menyindir dengan kebijakan tersebut. “yang gila aja dibikinin e-KTP, yg “Engga” Gila KTP nya malah ga jadi jadi….!!!! alias masih Resi terusss… anehhh…!!”tulis akun instagram @yuliandi_farliansyah.

radarbogor universitas terbuka

View this post on Instagram

Ratusan Orang Gila di Kabupaten Bogor ‘Dipaksa’ Bikin KTP Elektronik CIBINONG-RADAR BOGOR, Pemkab Bogor tengah gencar melakukan perekaman data diri masyarakat Bumi Tegar Beriman. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bahkan tak luput menjadi sasarannya. . . Sedikitnya, ada 125 ODGJ asal Kabupaten Bogor yang melakukan perekaman data diri guna pembuatan KTP Elektronik (KTP-el). . . Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos (Dinsos) Kabupaten Bogor, Dian Mulyadiansah menjelaskan bahwa perekaman ini bukan hanya wajib dilakukan oleh ODGJ yang mulai sembuh. Melainkan seluruh ODGJ yang ada di Kabupaten Bogor. Baca berita lengkapnya di www.radarbogor.id foto; Nelvi/Radar Bogor #news #newspaper #disdukcapil #odgj #kelainanjiwa #pemilu #hakkesehatan #beritabogor #radarbogor #bogor

A post shared by Radar Bogor (@radar_bogor) on

“Sy mau bikin ktp el ko bilangnya gk ada tinta sama belangonya ya knp ya itu d bogor utara…” tulis akun @azzamyumna.

“Mohon bersabar, khusus mau pilpres orang sakit jiwa lebih di prioritaskan…,”kata akun @khadrat.

“Yg bikin dan yg maksa bikin itu sepertinya ketularan gila kli ya..”tulis akun Facebook B’bsc Ratu Anindita

Seperti yang diketahui, sedikitnya, ada 125 ODGJ asal Kabupaten Bogor yang melakukan perekaman data diri guna pembuatan KTP-el.

Perekaman ini bukan hanya wajib dilakukan oleh ODGJ yang mulai sembuh. Melainkan seluruh ODGJ yang ada di Kabupaten Bogor.

Hingga kini, sudah ada sebanyak 125 ODGJ yang didampingi oleh Dinsos Kabupaten Bogor untuk melakukan perekaman. Sebelum melakukan perekaman, para ODGJ diminta untuk membuat Kartu Keluarga (KK), dan dilanjutkan pembuatan KTP-el. (ysp/fik)