25 radar bogor

Pria yang Booking Vanessa Angel Rp80 Juta Ternyata Pengusaha Tambang

Vanessa Angel, usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur, Senin (7/1/2019).

JAKARTA–RADAR BOGOR, Identitas pria yang booking Vanessa Angel akhirnya terungkap. Dia adalah seorang pengusaha tambang bernama Riyan.

Riyan adalah warga Jakarta. Namun dia sering ke Surabaya, Jawa Timur karena urusan bisnis. Bahkan dia kerap ke luar negeri.

Pria berusia sekitar 45 tahun itu belum berkeluarga. Pengusaha keturunan Tionghoa tersebut memiliki tambang pasir di Lumajang, Jawa Timur. Selain tambang pasir, Riyan juga memiliki beberapa bisnis lain di sejumlah daerah.

Pemotretan Foto Tanpa Busana Vanessa Angel di Malaysia, Penyebar Masih Diburu

Kepala Subdit Siber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Jawa Timur, AKBP Harissandi mengatakan, polisi telah telah memeriksa Riyan. Kepada polisi, Riyan mengaku baru pertama kali membooking artis prostitusi online.

Ia hanya mau coba-coba. “Baru sekali itu, transaksinya juga baru sekali. Ngakunya pertama kali nyoba prostitusi online,” ujar Harissandi kepada wartawan, Senin (7/1/2019).

Riyan mengaku ditawai banyak artis. Namun dia hanya kepicut dengan Vanessa Angel. Riyan mengaku memilih Vanessa Angel karena tertarik dengan paras cantik artis 27 tahun tersebut. “Dia merasa lebih cocok dengan VA dari puluhan perempuan yang ditawarkan mucikari,” tambah Harissandi.

Ada 45 Artis dan 100 Model dalam Jaringan Muncikari Vanessa Angel, Siapa Saja?

Riyan booking Vanessa Angel dengan harga Rp 80 juta sekali kencan. Namun dari angka tersebut, Vanessa ternyata hanya kebagian Rp35 juta. Sisanya dibagi oleh mucikari dan timnya.

“Masing-masing orang punya pembagiannya 25 persen. Kayak kemarin itu dibagi tiga. Kepada ininya (Vanessa) Rp35 juta, sisanya dibagi-bagi tim,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat rilis di Mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).

Menurut Luki, tarif yang dipatok dalam jaringan prostitusi artis ini memang beragam. Kisarannya Rp25 juta hingga Rp100 juta.

“Sudah punya nama-namanya. Sudah punya sebagian transaksinya. Ada yang Rp100 juta. Ada yang Rp80 juta. Ada yang Rp50 juta. Yang paling kecil Rp25 juta,” tandas Luki.(one/pojoksatu)