25 radar bogor

Realiasi Penerimaan Pajak 2018 Tak Sesuai Target

Ilustrasi

JAKARTA-RADAR BOGOR, Realisasi penerimaan pajak tahun 2018 tidak tercapai sesuai target. Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak hanya sebesar Rp 1.315 triliun dari target Rp 1.424 triliun.

“Penerimaan pajak realisasinya 92,41 persen dari target versus 94 persen di outlook,” kata Dirjen Pajak Robert Pakpahan di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (2/1) malam.

Adapun realisasi sebesar 92,41 persen merupakan jumlah penerimaan yang ditopang oleh penerimaan pajak non migas sebesar Rp 1.251,2 triliun dan PPh migas sebesar Rp 64,7 triliun.

Untuk rinciannya, pajak non migas terdiri dari PPh non migas tercatat Rp 686,8 triliun atau 84,1 persen dari target Rp 817 triliun. Sementara pajak pertambahan nilai tercatat mencapai Rp 538,2 triliun atau 99,3 persen dari target Rp 541,8 triliun.

Sementara itu, pajak bumi dan bangunan tercatat sebesar Rp 19,4 triliun atau mencapai 111,9 persen dari target Rp 17,4 triliun. Adapun pajak lainnya terkumpul sebanyak Rp 6,8 triliun atau 70,1 persen dari target dalam APBN sebesar Rp 9,7 triliun.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan negara di 2018 mencapai 102,5 persen. Capaian itu lebih baik dibanding tahun sebelumnya yang hanya 96 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P).

Adapun rinciannya total penerimaan sebesar Rp 1.942,3 triliun dengan target dalam APBN 2018 sebesar Rp 1.894,7 triliun. Capaian ini realisasi pertumbuhannya sebesar 16 persen.

Dari pendapatan sebesar Rp 1.942,3 triliun, pendapatan dalam negeri memberi kontribusi sebesar Rp 1.928,4 triliun. Rinciannya Rp 1.521,4 triliun dari penerimaan perpajakan dan Rp 407,1 triliun dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Sementara itu penerimaan hibah memberi kontribusi sebesar Rp 13,9 triliun.

(hap/JPC)