25 radar bogor

Erupsi Lagi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Setinggi 2.000 Meter

Erupsi Gunung Anak Krakatau terus berlangsung hingga sekarang, warga diminta menjauh.

BANTEN-RADAR BOGOR, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis kondisi terbaru Gunung Anak Krakatau, Kamis (3/1) siang. PVMBG menyebutkan Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Kamis siang pukul 12.03 WIB.

Erupsi gunung Anak Krakatau ini menimbulkan kolom abu setinggi lebih kurang 1.600 meter di atas puncak Gunung Anak Krakatau atau ± 1.710 m di atas permukaan laut.

“Telah terjadi erupsi G. Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 03 Januari 2019 pukul 12:03 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.600 m di atas puncak (± 1.710 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut,” demikian isi postingan PVMBG di akun instagram @pvmbg_kesdm.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi ± 1 menit 10 detik. Tidak terdengar suara dentuman Saat ini G. Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga),” tambahnya.

PVMBG meminta agar masyarakat maupun wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 5 km. Sedangkan informasi dari Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, erupsi terjadi pada pukul 10.17 WIB, Kamis (3/1).

“Tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 2.110 m di atas permukaan laut),” demikian keterangan dari pos pengamatan Gunungapi Anak Krakatau.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 2 menit 8 detik.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi: masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah,” demikian bunyi keterangan itu.(dhn/rmol/pojok banten)