25 radar bogor

Amini Pernyataan SBY, PAN: Auranya Kayak Pemilu 1955

JAKARTA-RADAR BOGOR, Parpol koalisi pendukung Prabowo – Sandi satu per satu sepalat dengan ucapan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal aura kemenangan Prabowo-Sandi di pilpres 2019. Setelah partai Gerindra dan PKS, kali ini PAN juga mengaku merasakan hal yang serupa.

Wakil Sekjen PAN Faldo Maldini menilai, SBY merupakan tokoh yang dikenal sebagai ahli strategi dikancah politik Indonesia. Asam dan manis politik pernah dirasakan mantan presiden dua periode tersebut. Dia pun yakin prediksi SBY telah melalui hitungan matang.

“Beliau adalah Presiden terlama setelah reformasi. Berkat pengalaman panjangnya, beliau ini sudah punya ilmu laduni politik, bisa memprediksi secara presisi. PAN tentunya mengaminkan proyeksi Beliau,” kata Faldo saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (1/1).

Berdasarkan hasil survei internalnya, Faldo menilai prediksi dari SBY sangat realistis. Pasalnya, saat ini posisi elektabilitas pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi mulai menyusul petahana. Meski memang, posisi paslon yang disingkat PAS itu masih tertinggal.

“Kalau kita lihat data, yang penting naik terus angkanya, sedikit demi sedikit. Sekarang, berdasarkan survei internal kami masih mengejar ketertinggalan. Masih butuh kerja keras, tetapi waktu masih lebih dari cukup, itu yang kami yakini,” ungkapnya.

Anak buah Zulkifli Hasan itu meyakini terus merangkak naiknya elektabilitas paslon penatang tak terlepas dari keinginan masyarakat untuk pemimpin kompeten. Dia pun menilai pilpres kali ini selayaknya pada waktu pemilu 1955 lalu.

“Keinginan masyarakat untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih kompeten sangat besar. Mereka rela untuk menyumbangkan sebagian penghasilannya. Kalau baca sejarah, ini auranya kayak Pemilu 1955 lagi, dalam partisipasi publik ya, bukan politik alirannya,” pungkasnya.

Diketahui, sebelumnya, Dahnil Anzhar Simanjuntak mengaku, dukungan masyarakat ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus mengalir bagaikan gelombang tsunami. Dia juga mengklaim, atmosfer kemenangan ada di kubu pasangan nomor urut 02. Sehingga dukungan masyarakat saat ini seperti gelombang tsunami yang terus membesar.

Selain itu, saat ini masyarakat menginginkan gelombang perubahan di pemerintahan. Dahnil juga mengatakan, semakin Prabowo-Sandi difitnah, itu akan membuat keduanya mendapat dukungan besar dari masyarakat. ‎

(aim/JPC)