Beranda Politik Eddy Soeparno Minta Pemerintah Beri Pelatihan Kerja untuk Pemuda di Perdesaan

Eddy Soeparno Minta Pemerintah Beri Pelatihan Kerja untuk Pemuda di Perdesaan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno mampir berdialog bersama warga Cibeber, Cianjur.

CIANJUR-RADAR BOGOR, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno mampir berdialog bersama warga Cibeber, Cianjur. Eddy menyerap aspirasi terkait sedikitnya keberadaan balai latihan kerja (BLK) di daerah-daerah, khususnya di Cianjur dan Bogor.

“Jumlah BLK yang berdampak baru sedikit, padahal masyarakat khususnya di daerah-daerah sangat membutuhkan ini untuk meningkatkan keteramapilan kerja,” tutur Kang Eddy, Sabtu (17/11/2018).

Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan seharusnya pemerintah menunjukkan keberpihakan dengan meningkatkan keterampilan-keterampilan masyarakat dengan menggalakan pelatihan kerja.

universitas pakuan unpak

“Pemerintah seharusnya proaktif dalam hal ini jangan menunggu adanya keluhan masyarakat baru berbuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya berpendapat, BLK harus dapat menembus sampai ke desa-desa atau pelosok Indonesia, khususnya Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur yang menjadi konstituennya. Sehingga, walaupun ditengah minimnya lapangan kerja masyarakat masih dapat berwirausaha dengan mengandalkan keterampilan yang diperoleh melalui BLK negara.

“BLK kita harus menembus sampai ke pelosok, sehingga masyarakat dapat bertahan dengan keterampilan yang diberikan,” lanjut dia.

Tidak hanya itu, Kang Eddy yang dikenal peduli juga menilai dengan digalakkannya BLK hingga ke pelosok tentunya akan meningkatkan daya saing masyarakat kita terhadap warga negara asing yang saat ini turut mendulang rupiah di Indonesia.

“Dengan ini kita juga bisa membekali masyarakat kita, sehingga tidak ada lagi alasan bagi perusahaan atau instansi untuk tidak memperkerjakan para putra daerah,” pungkasnya.

Disisi lain, hal ini tentunya menjawab keinginan masyarakat terkait adanya BLK di daerah-daerah plosok. Salah satu warga yang menginginkan hal ini terwujud adalah Kamal (41). Ia berharap hal tersebut dapat segera terealisasi mengingat banyaknya jumlah pemuda yang dapat diberdayakan oleh program tersebut.

“Kita berharap dapat cepat terealisasi hingga para pemuda disini bisa diberdayakan dan meningkatkan potensi untuk mendapatkan pekerjaan,” tutup Kemal. (ysp)