25 radar bogor

Sekeluarga Tewas dengan Luka Tembak di Palembang, Istri Minta Cerai Diduga Jadi Penyebabnya

PALEMBANG-RADAR BOGOR,Ditreskrimum Polda Sumsel terus menyelidiki kasus tewasnya satu keluarga di komplek perumahan elit di Palembang. Peristiwa itu terjadi di Villa Kebun Sirih Blok A18 RT 05 RW 01 Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Rabu (24/10).

Dari hasil penyelidikan bahwa kejadian ini diduga karena permasalahan keluarga yang melanda pemilik CV Frantinkom ini. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan dilihat dari pembicaraan di Whatsapp, memang keluarga Fransiskus tengah dilanda permasalahan.

Kemungkinan istrinya minta cerai sehingga dirinya tidak rela dan tidak ikhlas untuk dicerai dengan istrinya. “Karena itu, kemungkinan dia mengambil keputusan untuk bunuh diri,” katanya saat memberikan keterangan pers, Rabu (24/10).

Namun, dikarenakan tidak tega meninggalkan anak dan istri maka Fransiskus pun menembaknya dan sedangkan anjingnya ditenggelamkan didalam bak kamar mandi.

Fransiskus dan istrinya Margareth ditemukan tewas dikamarnya di lantai satu, sedangkan dua anaknya yakni Rafael dan Kathlyn ditemukan tewas di kamarnya lantai dua.

“Tapi kami masih melakukan penyelidikan dengan melibatkan Puslabfor untuk menentukan apakah benar atau tidak seperti pemeriksaan tulisan tangan akan dicocokkan dengan tulisannya dibuku. Jika sama maka pastinya bunuh diri,” tutupnya.

Seperti diketahui, Warga Perumahan Villa Kebon Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Kota Palembang, Rabu (24/10) digegerkan dengan penemuan mayat satu keluarga dengan luka tembak di bagian kepala di rumah Blok A18.

Mayat tersebut terdiri dari empat orang yakni Fransiskus Xaverius Ong, 45, Margareth Lentin Liana, 43, Rafael Fransiskus, 18, dan Kathlyn Fransiskus, 11. Tak hanya empat orang saja, tetapi dua anjing kesayangan keluarga tersebut juga ditemukan tewas. (lim/JPC)