25 radar bogor

Komentar Bijak Moeldoko soal Meroketnya Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf

Paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin. Meroketnya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tak membuat Moeldoko tinggi hati. Dia meminta pemerintah tetap bekerja keras melayani masyarakat. (Fedrik Tarigan/JawaPos)

JAKARTA-RADAR BOGOR Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko tak tinggi hati meski elektabilitas calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin meroket dalam sejumlah survei. Justru hal itu dijadikan dasar untuk bekerja lebih keras pada masa akhir pemerintahan.

“Ya itu memberikan motivasi Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk bekerja lebih keras lagi. Tapi intinya bahwa pemerintah harus memberikan pelayanan kepada publik dengan baik,” kata Moeldoko di Kantor Kementerian Sekertaris Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

Mantan Panglima TNI ini menuturkan, pada masa akhir pemerintahan, Jokowi-JK harus tetap bekerja optimal. Hal ini nantinya akan menambah untung pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019.

“Konsisten pemerintah, karena bagian dari pelayanan itulah nanti akan menambah elektabilitas,” paparnya.

Oleh karena itu, sambung Moeldoko, pemerintah memastikan akan menyelesaikan program yang masih berproses atau belum terealisasi pada masa akhir periode pemerintahan.

“(Dipastikan waktunya cukup) kita sudah hitung,” tegasnya.

Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru pada 24 September-5 Oktober 2018. Elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf mencapai 52,6 persen. Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 32,7 persen.

(rdw/JPC)