25 radar bogor

Gugatan terhadap Guru Besar IPB Resmi Dicabut, Siapkan Gugatan Baru

Suasana sidang putusan pencabutan gugatan PT JJP kepada Guru Besar bidang Perlindungan Hutan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Bambang Hero Saharjo resmi dicabut, kemarin (24/10).

CIBINONG-RADAR BOGOR, Gugatan terhadap Guru Besar bidang Perlindungan Hutan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Bambang Hero Saharjo, yang dilayangkan PT Jatim Jaya Perkasa (JJP), resmi dicabut, Rabu (24/10/2018).

Kabarnya, pihak PT JJP tengah menyiapkan gugatan baru terkait perkara Guru Besar IPB Tersebut.

Langkah itu justru dinilai tim Kuasa Hukum Prof Bambang sebagai tindakan mempermainkan hukum.

Kuasa Hukum Prof Bambang Hero, Puji Kartika Rahayu menyayangkan atas rencana gugatan ulang dari PT JJP setelah mencabut berkas gugatannya di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Rabu (24/10) kemarin. Hal tersebut menurutnya membuat proses hukum yang sedang dijalaninya berkesan main-main.

Padahal, menurutnya jika memang berkas yang diajukan dalam gugatan belum lengkap, bisa dilengkapi selama proses hukum di Pengadilan berlangsung. Bahkan, pada tahap setelah mediasi, pelengkapan berkas masih bisa dilakukan.

“Penggugat sedang menyiapkan gugatan baru. Formalitasnya memang harus seperti ini, mencabut. Tapi kalau ngomong etika, sebaiknya kita tidak mempermainkan hukum,” ungkapnya kepada awak media usai persidangan.

Ia mengatakan, batasan mengubah berkas gugatan masih bisa dilakukan sampai pada tahap pembacaan jawaban dari tergugat.

“Batasan waktunya sampai jawaban dari tergugat itu masih memungkinkan. Kalau mencabut dulu kemudian membuat gugatan baru, itu artinya mempermainkan pengadilan,” ujarnya.

Meski begitu, Puji berharap ada hikmah yang diambil dari langkah yang dilakukan oleh PT JJP. Karena, dengan begitu bisa membuka mata masyarakat atas keseriusan PT JJP dalam melakukan proses hukum.

“Semoga itu bisa membuka pengetahuan kita bahwa sebenarnya menggugat ahli sebenarnya tidak etis. Seperti mempermainkan hukum,” kata Puji.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT JJP, Didik Harsono yang turut hadir dalam persidangan kemarin, enggan memberikan komentar pada awak media. Setelah persidangan selesai, ia lantas meninggalkan ruang sidang dengan tergesa-gesa.

“Kita lihat ke depannya kaya apa. Kita lihat saja nanti. Belum bisa ngasih komentar. Maaf ya,” singkatnya.(fik/c)