25 radar bogor

Arema Imbangi Bhayangkara, Simon: Jantung Saya Mau Copot!

Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy dan pemainnya, Vladimir Vujovic menghadiri sesi jumpa pers usai pertandingan melawan Arema FC di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (24/10) (Bintang Rahmat/JawaPos.com)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Bermain di markas sendiri tidak menjamin Bhayangkara FC untuk keluar sebagai pemenang. Terbukti pada Rabu (24/10), The Guardians hanya bisa bermain imbang 0-0 melawan Arema FC.

Kesulitan yang dialami Bhayangkara tidak terlepas dari bagusnya performa yang ditunjukkan para pemain lawan. Skuad Singo Edan mampu menahan tekanan yang dilancarkan kubu tuan rumah.

“Saya sudah bilang kepada pemain bahwa laga ini akan sangat sulit. Mereka bermain langsung menusuk,” ucap pelatih Bhayangkara, Simon McMenemy, di Stadion PTIK, Jakarta.

“Bahkan di menit akhir jantung saya hampir copot. Dedik Setiawan dapat menciptakan peluang emas. Dia hampir saja mencetak gol,” lanjutnya.

Namun hal tersebut dapat diredam oleh tim didikan Simon McMenemy. Hal tersebut sontak membuat ia mengapresiasi performa mereka semua.

“Kami bisa mengatasi hal tersebut. Kami dapat bertahan bagus sekali. Bahkan bisa mengatasi ancaman dari Dedik dan Makan Konate,” ujarnya.

Kendati demikian hasil yang diraih kali ini belum cukup memuaskan. Sebab Bhayangkara dibuat gagal mengamankan tiga poin kandang.

“Semua pemain tahu bahwa laga melawan Arema akan berat dan hasil ini akan memberikan kekecewaan kepada pemain. Di laga seperti ini memang mungkin kami tidak akan membuat banyak peluang, hanya ada tiga sampai empat peluang bagus. Satu gol saja dapat menentukkan hasil pertandingan. Kami kurang beruntung,” sesal bek Bhayangkara, Vladimir Vujovic.

Berkat hasil ini, Bhayangkara naik ke posisi tiga klasemen. Mereka memiliki 43 poin, unggul delapan angka dari Arema di urutan 11.

(mat/JPC)