Beranda Bogor Raya Ngantor Pakai Tikar

Ngantor Pakai Tikar

dok.metropolitan.id

TANAHSAREAL-RADARBOGORT, Harapan anggota DPRD Kota Bogor bisa menepati gedung baru akhir tahun ini sepertinya kandas. Sebab, hingga kini perlengkapan mebeler gedung dewan di Jalan Pemuda, Kecamatan Tanahsareal itu belum tersedia. Jika dipaksakan bisa saja wakil rakyat itu ngantor di sana, namun menggunakan tikar tanpa meja kerja dan kursi.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Sopian Ali Agam, menu­turkan, hingga kini dewan belum menerima kunci gedung DPRD baru lantaran interior gedung, termasuk kelengkapan mebeler, belum tersedia. Pa­dahal, dewan sudah menyi­apkan anggaran Rp200 juta untuk pindah ke gedung baru.

”Belum ada mebelernya, jadi belum serah terima kunci. Ka­lau dipaksakan pindah, masa dewan pakai tikar,” ujarnya. Sebelum anggota dewan yang baru dilantik, masih ada wak­tu untuk lelang mebeler oleh Unit Pengadaan Lelang (ULP) Kota Bogor. Intinya, ketika mebeler sudah ada, gedung baru bisa ditempati.

“Kantor DPRD lama bisa juga dimanfaatkan SKPD lain yang belum punya gedung sendiri atau kantor KPU yang saat ini masih ngontrak,” be­bernya. Sementara itu, Plt Setwan Kota Bogor, Maesaroh, menga­ku sudah serah terima kunci sejak Agustus 2018. Tinggal menunggu lelang mebeler di ULP.

”Kita sudah mengajukan lelang mebeler, kalau tidak salah no­minalnya Rp12 miliar. Apakah sudah dilelang atau belum, itu kewenangan ULP. Setwan ha­nya mengusulkan,” tukasnya. (ads/c/yok/py)