Beranda Metropolis Sekolah Ibu Jawaban Ikhtiar Kota Bogor Hadapi Perubahan Zaman

Sekolah Ibu Jawaban Ikhtiar Kota Bogor Hadapi Perubahan Zaman

Walikota Bogor Bima Arya bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan saat menghadiri Wisuda Sekolah Ibu di Graha Widya Wisuda IPB Dramaga, Sabtu (06/10/2018).

BOGOR-RADAR BOGOR, Sebanyak 2.040 peserta Sekolah Ibu angkatan pertama yang berasal dari 68 Kelurahan di wisuda di Graha Widya Wisuda Institut Pertanian Bogor (IPB), jalan Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (06/10/2018).

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan, Rektor IPB Arif Satria, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya dan Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian turut hadir.

Dihadapan semua yang hadir, Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan, Sekolah Ibu adalah jawaban atas ikhtiar Kota Bogor dalam menghadapi perubahan zaman yang bisa saja merubah nilai-nilai kebaikan yang ada, dampak dari pertambahan penduduk, kemajuan teknologi, angka kriminal yang tinggi dan persoalan lainnya yang dapat mengubah sejarah Kota Bogor.

Sejarah Kota Bogor adalah sejarah tentang cerita cinta, cerita bahagia dan cerita sejahtera.

Sejarah yang melukiskan bahwa bahagia dan sejahteranya Kerajaan Pajajaran karena ajaran dari para leluhur yang turun temurun dilahirkan dan diteruskan sampai saat ini.

Sejarah mencatat tentang bahagianya, sejahteranya dan betapa penuh cintanya Kerajaan Pajajaran dan wilayah Bogor Raya yang terdapat dalam kalimat senang sejahtera di seluruh penjuru mata angin.

“Dinu Kiwari Ngancik Nu Bihari Seja Ayeuna Sampeureun Jaga. Apa yang kita nikmati hari ini merupakan jerih payah para pendahulu kita, dan apa yang kita ikhtiarkan hari ini akan dinikmatianak cucu kelak dikemudian hari,” katanya.

Selain itu kata dia, pihaknya tidak akan tinggal diam dan tidak akan merelakan persoalan yang ada merubah Kota Bogor yang bahagia menjadi kota yang porak poranda merubah generasi yang luar biasa menjadi generasi putus asa.

“Ikhtiar kita menjadikan Kota Bogor sebagai kota bahagia, penuh cinta dan warganya sejahtera,” tegasnya yang disambut aplaus semua yang hadir.

Lebih jauh ia menerangkan, Sekolah Ibu merupakan ikhtiar TP PKK Kota Bogor yang betul-betul luar biasa yang merupakan cerita tentang gotong royong dan kerja sama semua, semangat juang yang tidak pernah putus dan tidak pernah lekang karena cita-cita mulia yang menghadirkan keluarga yang bahagia dan penuh cinta di kota Bogor.

Bima juga berharap Sekolah Ibu mampu menginspirasi daerah lain, sehingga bisa diadopsi menjadi program yang lebih luas lagi di tingkat yang lebih tinggi lagi. (humas/ysp)