Beranda Nasional Atlet Paralayang Korsel Ditemukan Tewas Tertimbun Runtuhan Hotel Roa-Roa

Atlet Paralayang Korsel Ditemukan Tewas Tertimbun Runtuhan Hotel Roa-Roa

Tim Basarnas gabungan mencari korban di reruntuhan Hotel Roa Roa (dok.Jawapos)

PALU-RADAR BOGOR,Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 119 warga negara asing (WNA) yang terdampak gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah dipastikan dalam kondisi aman. Mereka sudah dievakuasi keluar dari wilayah pusat gempa.

“Sebagian besar sudah dievakuasi keluar dari wilayah Palu, dan sudah ada yang sudah kembali ke negaranya,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (5/10).

Namun, ada satu WNA asal Korea Selatan yang dinyatakan meninggal akibat tertimbun reruntuhan Hotel Roa-Roa di Kota Palu. WNA tersebut merupakan atlet paralayang yang ditemukan tim SAR gabungan kemarin, Kamis (4/10) pukul 13.00 WITA.

universitas ibn khaldun uika bogor

“Satu warga Korea Selatan berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal. Yang merupakan atlet paralayang yang rencananya akan berkompetisi di festival paralayang di sana (Kota Palu),” jelas dia.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih dilakukan dengan menggunakan alat berat. Terutama yang berada di reruntuhan bangunan.

“Untuk percepatan penanganan darurat, 27 unit pesawat dikerahkan untuk operasi lapangan. 3 helikopter dikerahkan untuk distribusi bantuan” kata Sutopo.

Berdasarkan data terakhir BNPB hari ini, Jumat (5/10) pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.571 orang. Masih ada 152 korban yang tertimbun dan 113 korban hilang. Pengungsi kini mencapai 70.821 orang yang tersebar di 141 titik.

Sementara itu, sebanyak 2.549 orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Serta 1.551 jenazah sudah dimakamkan massal di TPU Poboya, Pantoloan, dan pemakaman keluarga

(yes/JPC)