Beranda Berita Utama Hendak Terbang ke Amerika Selatan, Polisi Amankan Ratna Sarumpaet di Soekarno Hatta

Hendak Terbang ke Amerika Selatan, Polisi Amankan Ratna Sarumpaet di Soekarno Hatta

Ratna Sarumpaet saat menggelar konferensi pers terkait dirinya mengaku dianiaya, Rabu (3/10) (Mifathul Hayat/ Jawa Pos)

TANGERANG-RADAR BOGOR,Aktivis Ratna Sarumpaet diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, malam ini. Dia dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

Hal tersebut dikonfirmasi Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan. Dia mengaku telah menerima surat pencegahan untuk Ratna.

“Kalau saya di Polresta Bandara ini memang menerima surat pencegahan. Benar sekarang sedang dalam proses pencegahan,” ujarnya saat duhubungi JawaPos.com (Radar Bogor Grup), Kamis (4/10/2018).

Akui Penganiayaan Itu Cerita Rekasaya, Ratna Sarumpaet : Saya Minta Maaf

Namun Victor enggan menjelaskan lebih rinci terkait pencegahan Ratna dan dibawa kemana ibunda dari Atiqah Hasiholan itu.

“Kalau proses selanjutnya, penjelasannya dari penyidik Polda Metro,” tukasnya.

Sementara dari informasi yang dihimpun , Ratna rencananya akan terbang ke Amerika Selatan, tepatnya Chili. Kabarnya, dia akan menghadiri konferensi penulis naskah teater perempuan sedunia.

Ratna diundang untuk memberikan pidato kebudayaan di acara pembukaan konferensi tersebut.

Oplas, Ratna Pakai Rekening yang Sama Untuk Galang Bantuan Danau Toba?

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam. Hal ini pun memantik perhatian Wakil Ketua DPR Fadli Zon hingga Calon Presiden Prabowo Subianto.

Mereka berdua sampai menemui Ratna. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers kemarin sore dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik. (dna/JPC)