Beranda Metropolis Tanam Seribu Pohon, Walikota Bogor Resmikan Damara Village

Tanam Seribu Pohon, Walikota Bogor Resmikan Damara Village

Walikota Bogor Bima Arya saat melakukan penanaman pohon usai melakukan penanaman seribu pohon di kawasan pembangunan hunian ekslusif Damara Village di Jalan Mandala Raya nomor 8 Bogor Utara, Minggu (30/9/2018).

BOGOR – RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan langkah antisipatif terhadap kencenderungan kian meningkatnya arus urbanisasi dari sejumlah daerah ke wilayah Kota Bogor.

Dalam tiga tahun terakhir, sedikitnya terdapat 1,5 juta penduduk baru yang datang dari berbagai wilayah seperti Depok, Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Hal itu diungkapkan Walikota Bogor Bina Arya Sugiarto.

“Saat ini minat masyarakat yang beraktivitas di Jakarta untuk tinggal di Bogor semakin tinggi, seiring dengan rencana pengembangan infrastruktur transportasi massal, light rapid transit (LRT) dari Jakarta hingga Kota Bogor oleh pemerintah pusat, ditambah juga sarana dan prasarana penunjang hidup wilayah itu saat ini sudah semakin lengkap,” ujarnya kepada Radar Bogor usai melakukan penanaman seribu pohon dan meresmikan pembangunan kawasan hunian ekslusif Damara Village di Jalan Mandala Raya nomor 8 Bogor Utara, Minggu (30/9/2018).

Walikota Bima Arya saat meresmikan pembangunan kawasan hunian ekslusif Damara Village di Jalan Mandala Raya nomor 8 Bogor Utara, Minggu (30/9/2018).

Langkah antisipasi, lanjut Bima, mulai dari penataan kota yang baik, penambahan infrastruktur transportasi, hingga penyediaan hunian berikut berbagai fasilitas penujang termasuk desain perumahan hijau. Hal itu mutlak dilakukan demi kemudahan aksesibilitas serta kenyamanan masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah Kota Hujan.

“Bila tidak segera diantisipasi, maka Kota Bogor akan tambah semerawut. Untuk itu, kami mendukung langkah pengembang Greenwood Group yang membangun Perumahan Damara Village di Kota Bogor dengan konsep pengembangan hijau, melalui penanaman seribu pohon di dalam kawasan,” ungkapnya.

Bima berharap agar pembangunan properti yang dilakukan oleh Greenwood Group dan property developer lain dapat diselaraskan dengan rencana pengembangan Kota Bogor yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Jadi, ke depan saya ingin agar seluruh pengembang properti termasuk Greenwood Group tidak sekedar menanam pohon namun juga merawat dan menjaganya. Dan, jangan lupa, pengelolaan sampah di area perumahan harus ditangani secara baik dan benar,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Damara Village Ivan Wirya menjelaskan, Damara Village merupakan proyek landed house (rumah tapak) yang mengusung konsep desain hunian modern minimalis.

Dikembangkan di atas area seluas hampir tiga hektar yang terdiri dari 111 unit hunian dan 27 unit ruko. Adapun harga yang ditawarkan saat ini mulai dari Rp700 juta untuk tipe satu lantai hingga di atas Rp1 miliar (tipe dua lantai).

“Saat ini unit-unit rumah di Damara Hills sudah terjual sekitar 30 persen dari jumlah total yang dipasarkan. Sementara untuk komersial (ruko) tahap pertama, hanya tersisa 1 unit dari total 19 unit yang dibangun. Kami memang tidak ingin terburu-buru melego seluruh unit yang akan dibangun dan sementara ini sedang fokus pada penambahan infrastruktur dalam kawasan,” pungkasnya. (gal)