Beranda Bogor Raya Postingan Begal Bikin Cemas Warga Cibungbulang

Postingan Begal Bikin Cemas Warga Cibungbulang

ilustrasi pembegalan

CIBUNGBULANG–RADAR BOGOR,Beberapa hari ini, warga Cibungbulang dibuat cemas. Itu setelah banyak beredar foto perempuan bersimbah darah, yang diduga menjadi korban pembegalan. Foto ini beredar luas di media sosial, maupun grup WhatsApp.

Dalam foto tersebut, tergambar seorang wanita tersimbah darah dengan posisi leher nyaris terputus. Dalam caption foto tersebut disebutkan kejadian pembegalan ini terjadi di Kecamatan Cibungbulang.

Namun, hal itu dibantah Kapolsek Cibungbulang, Kompol Agus Suyandi. Menurutnya, foto tersebut tidak benar dan bukan terjadi di wilayahnya. Namun, ia tidak menampik jika di Cibungbulang telah terjadi aksi pembegalan, belum lama ini.

“Kalau foto yang menampilkan leher di gorok itu tidak benar,” ucapnya kepada Radar Bogor.

Soal aksi pembegalan yang terjadi dai wilayahnya, menurut kapolsek terjadi pada Senin (24/9) malam sekitar pukul 19.00. Peristiwa ini terjadi di jalan alternatif Ciampea–Leuwiliang, tepatnya Kampung Bubulak RT 03/10, Desa Ciaruteun Ilir.

Korban pembegalan, kata dia, bernama Zaenal Mutaqin (44) warga Kampung Leuwibatu RT 01/01 Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin. “Korban mengalami bacok di kepala dan punggung. Korban sudah dibawa ke RS PMI Bogor,” katanya.

Sementara, di lokasi kejadian, polisi menemukan jaket yang diduga milik korban. Sedangkan motor yang dibawa kabur pelaku hingga saat belum diketahui jenisnya. “Kami masih mengumpulkan informasi. Kami belum tahu apa motifnya, maupun kendaraan milik korban. Yang kami amankan dari TKP hanya sandal jepit hitam sepasang dan juga jaket. Itu milik korban,” ucapnya.

Saat Radar Bogor menyambangi RS PMI Bogor, korban tidak terdaftar sebagai pasien. “Yang kami tahu tidak ada pasien atas nama Zaenal. Kami belum dapat info ini,” tutur Humas RS PMI Bogor, Yudha.

Di tempat terpisah, aksi penjambretan terjadi di Jalan Raya Atang Sendjaja, Rancabungur. Korbannya adalah seorang perempuan bernama Yuli Valentina Tampubolon (24) warga Jalan Pembangunan II RT 01/11 Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Menurut keterangan suami korban, Muhammad Indra, kejadian ini dialami istrinya di sekitar SPBU Rancabungur. Saat itu, istrinya mengendarai sepeda motor mengarah ke Bogor. Di lokasi kejadian, korban dipepet dua sepeda motor yang melaju dalam kecepatan tinggi.

“Kejadiannya sekitar pukul 19.00. Saat itu istri saya membawa tas. Dia menggantungkan tas di bahu sebelah kanan. Mungkin karena dia melihat posisi tas istri saya ada di bahu kanan, jadi kesempatan dia untuk melakukan aksinya. Akhirnya tas raib,” terangnya.

Beruntung, korban tidak mengalami lu­ka ataupun terjatuh. Korban pun melapor­kan kejadian ini ke Mapolsek Rancabungur.(cr3/c)