Beranda Politik Bela Ma’ruf Amin, Timses Petahana: Kampanye Jangan yang Receh-receh

Bela Ma’ruf Amin, Timses Petahana: Kampanye Jangan yang Receh-receh

Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin ketika menghadiri acara pengambilan nomor urut. Timses petahana membantah jika Ma’ruf Amin berjoget saat acara di Tugu Proklamasi, Jumat malam kemarin. Ma’ruf hanya sebatas bertepuk tangan (Issak Ramadan/JawaPos.com)

JAKARTA-RADAR BOGOR Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin baru saja diterpa isu negatif. Dia disebut berjoget-joget disela acara pidato politik di Tugu Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9) lalu.

Faktanya, Ma’ruf hanya bertepuk tangan alias tak bergoyang. Sontak, fitnah yang disematkan kepada Ketua Umum MUI tersebut membikin geram kubu petahana.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding berharap hal tudingan tak mendasar serupa tidak kembali terjadi saat masa kampanye. Kampanye, kata Karding, harus diisi dengan hal-hal berkualias.

Karding mengatakan bahwa jika Ma’ruf hanya sebatas tepuk tangan. “Saya kira ulama nggak usah kaku-kaku. Ulama kalau tepuk tangan aja dipersoalkan jadi itulah kehabisan bahan aja. Kampanye lebih substansif jangan yang receh-receh nggak jelas,” ujar Karding di Rumah

Cemara Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/9).

“Saya kira ulama dalam berdakwah lebih kontekstual sesuai bahasanya, zamannya. Sehingga kalau misalnya kiai Ma’ruf ada gerakan yang connect (nyambung) dengan permintaan audiens, boleh-boleh aja sepanjang nggak berlebihan,” tanbahnya.

Sementara itu di masa kampanye ini, Ma’ruf disebut akan lebih fokus di wilayah dengan basis kantong pemilih muslim. Dia akan ditugaskan meluruskan segala persepsi negatif yang selama ini kerap dituduhkan kepada Jokowi.

“Kiai Ma’ruf akan kebih banyak ke hal-hal yang terkait isu-isu budaya, persatuan kemudian untuk lokasinya basis kantong muslim terutama yang dianggap salah paham terhadap pemikiran pak Jokowi, curiga atas identitas keagamaan pak Jokowi,” tandasnya.

Meski demikian sampai saat ini TKN masih belum mau mengungkap peta wilayah yang akan disambangi Ma’ruf untuk kampanye. Mereka berdalih, tim masih bekerja untuk mematangkan hal tersebut.

(sat/JPC)