Beranda Metropolis Desak Pemkot, Honorer se-Kota Bogor Minta Tunjangan Setara UMR

Desak Pemkot, Honorer se-Kota Bogor Minta Tunjangan Setara UMR

ilustrasi

BOGOR–RADAR BOGOR,Para tenaga honorer, mendesak agar Pemkot Bogor memberikan perhatian lebih. Terutama, terhadap kesejahteraannya.

Ketua Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 (FKHK2) Kota Bogor, Ade Ismail menuturkan, yang harus menjadi perhatian wali kota yakni menaikkan tunjangan honorer, terutama untuk Kategori 2 (K2) di Dinas Pendidikan (Disdik).

Mereka di antaranya adalah guru, penjaga sekolah dan operator Tata Usaha (TU).

“Karena merekalah yang telah ikut membangun Kota Bogor, jumlah keseluruhan 498 orang se-Kota Bogor, terdiri dari 199 guru dan sisanya penjaga dan operator,” tuturnya.

Ia berharap, bisa mencapai upah minimum regional (UMR). Sebab, saat ini kenyataannya adalah gaji tenaga pendidik lebih rendah daripada asisten rumah tangga.

“Selain tunjangan, tuntutan terkait penolakan Permen 36 dan 37 tahun 2018 agar ditindak lanjuti kepada pemerintah pusat,” tegasnya.

Menanggapi desakan tersebut, Pemkot Bogor berjanji mengalo­kasikan tunjangan kinerja untuk guru honorer. Terutama, yang belum diangkat menjadi CPNS yakni honorer K2. (gal/ysp)