Beranda Nasional Bukan Honor, Biaya Operasional Penari Ratoh Jaroe SMA 78 Cair

Bukan Honor, Biaya Operasional Penari Ratoh Jaroe SMA 78 Cair

JAKARTA-RADAR BOGOR,Kabar jika honor para penari Ratoh Jaroe saat pembukaan Asian Games 2018 belum cair, ditepis oleh Kepala Sekolah SMA 78 Jakarta Rita Hastuti. Dirinya juga meralat, bukan honor yang diterima melainkan biaya operasional.

Menurut Rita, untuk acara pembukaan Asian Games dirinya dihubungi oleh panitiaa melalui pihak ketiga yakni Lima Arus. Sehingga komunikasi tidak langsung dengan Inasgoc.

“Ketika pihak sekolah dihubungi oleh panitia melalui Lima Arus, konteksnya adalah semangat mensukseskan Àsian Games, tanpa bicara honorarium,” kata Rita, kepada JawaPos.com, Rabu (19/9).

Penari Ratoeh Jaroe yang Tampil di Asian Games Belum Terima Honor, Kemendikbud Turun Tangan

Dari pembicaraan yang dilakukan para penari akan menerima biaya operasional untuk kegiatan seperti konsumsi, sewa bus dan lainnya. Biaya operasional tersebut telah diterima pada tanggal 17 September lalu.

“Biaya operasional itu lengkap diterima 30 hari setelah acara pembukaan Asian Games. Hasil latihan kerja keras peserta didik, dukungan orang tua dan bagaimana sekolah mendinamisasi kebutuhan belajar dengan tugas negara mensukseskan Asian Games,” ujarnya.

Dirinya pun meminta agar niat tulus dari pelajar yang terlibat dalam pembukaan Asian Games tidak dicederai dengan kabar mengenai honorarium. Pihaknya justru berterimakasih kepada panitia dan semua pihak atas kesempatan yang diberikan.

“Terimakasih pihak panitia yang ssudah memberi kesempatan, untuk orang tua yang sudah memberi dukungan moral. Dan spesial untuk pelajar Jakarta penampil,” katanya.

Di SMA 78 Jakarta ada 80 siswi dan 44 siswa sebagai penari Ratoh Jaroe saat pembukaan Asian Games 2018 lalu. Total ada 1.600 penari dari 18 SMA se-DKI. Di MoU setiap siswa akan mendapatkan biaya operasional sebesar Rp 200 ribu yang pengaturannya dilakukan oleh sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati mengatakan pihaknya akan mengecek atas kabar yang beredar ini. Dalam waktu dekat seluruh kepala sekolah yang terlibat akan dikumpulkan untuk dimintai konfirmasi.

“Kami akan cek dan segera kumpulkan 18 kepala sekolah yang terlibat dalam pembukaan Asian Games ini,” ujarnya.

(rgm/JPC)