Beranda Olahraga dbl Hasil Pertandingan SMAN 5 Bogor vs SMAN 10 Bogor: Lelah Bukan Halangan

Hasil Pertandingan SMAN 5 Bogor vs SMAN 10 Bogor: Lelah Bukan Halangan

Pemain SMAN 5 Bogor Ayu Sari (tengah) dikawal dua pemain SMAN 10. (Sofyan/Radar Bogor)

BOGOR–RADAR BOGOR,SMAN 5 Bogor menunjukkan kualitas jika mereka layak mempertahan­kan gelar juara Honda DBL West Java Series 2018-West Region. Bertanding melawan SMAN 10 Bogor di GOR Pajajaran Hall A, kemarin (18/9), skuat asuhan Hengky Kristian itu menang besar.

Sejak kuarter pertama (Smanli) julu­kan SMAN 5 Bogor-mendominasi per­mainan dengan menggempur pertahanan lawan. Hasilnya pun cukup telak yang berakhir 7-2. Pada kuarter kedua, SMAN 5 terus memberikan se­rangan cepat dengan menjauhkan skor menjadi 21-6.

Di kuarter ketiga, SMAN 10 Bogor hanya bisa memasukan dua poin. Namun Smanli terus menjauh dari kejaran dengan skor 31-11. Puncaknya di kuarter terakhir, Namira dan kawan-kawan me­mastikan keme­nangan dan lolos ke babak beri­kut­nya dengan skor cu­kup meyakinkan 34-16.

universitas pakuan unpak

Pelatih SMAN 5 Bogor Hengky Kristian men­je­las­kan, meskipun me­raih kemenangam na­mun penampilan timnya kurang ba­gus. Faktor kelelahan menjadi penye­bab karena sebelumnya mengikuti tur­na­men lain.

“Kurang bagus, karena baru selesai turnamen dan pemain kelelahan. Bahkan beberapa peraturan belum sesuai, sampai saya harus keluar arena pertandingan,” ujarnya kepada Radar Bogor kemarin.

Hengky juga me­nam­bahkan, dirinya opti­mis timnya bisa menem­bus ke babak big four dan mempertahankan gelar juara Honda DBL West Java Series 2018-West Region.

“Kalau saya sih, melihat anak-anak sudah bisa main, tapi yang utama sehat dulu kalau capek pasti loyo. Makanya butuh istirahat total saja dan latihan setiap hari, mudah-mudahan ke depan bisa meraih hasil maksimal tahun ini,”tambahnya.

Sementara itu, Pelatih SMAN 10 Bogor Kristanto Wahyu mengungkapkan, penampilan perdana para pemain­nya jauh dari yang diharapkan. Padahal, bisa mengimbangi permainan cepat lawan namun hasil akhir yang menentukan.

“Saya akui pemain di bawah perfo­ma. La­wan memang bagus, dan anak-anak bisa lebih baik di tahun depan. Me­re­ka hanya demam panggung,” ucap­nya.

(nal/c)