Beranda Bogor Raya Para Tahfidz Quran di Puncak Gunung Pancaniti

Para Tahfidz Quran di Puncak Gunung Pancaniti

FASIH: Anak-anak di Kampung Mulyasari, Kecamatan Sukamakmur saat belajar menghafal Alquran.

Di balik nestapa anak-anak di Kampung Mulyasari, terselip secarik cerita religi. Ya, Kampung Penghafal Alquran rupanya menjadi sebutan lain untuk kampung di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, tersebut. Di kampung ini, hampir seluruh warganya hafal Alquran.

Laporan: MUHAMAD ARIF AL FAJAR

Lantunan ayat suci Alquran bersahutan di balik gubuk reyot yang dipenuhi lubang. Di tempat yang tak lebih dari 4×4 meter persegi bercat putih di Puncak Gunung Pancaniti tersebut, berisi anak manusia yang tak pernah lelah menyembah Allah. Menahfidzkan ayat-ayat cinta yang dibawa rasulullah.

universitas nusa bangsa unb

”Bismillahir rahmaanir rahiim. Sabbihis ma rabbikal a’laa. Alladzii khalaqa fa sawwaa. Wal ladzii qaddara fa hadaa,” petikan surah Al A’la ayat 1-3 itu terdengar fasih dari mulut Elis (12), mengawali hafalan Alquran anak-anak Mulyasari, Rabu siang (9/5).

Di hari itu, Elis dapat giliran pertama menyetor hafalan Alquran. Selepas Elis, ada 50 anak lainnya yang bergatian membaca kalam Allah itu. ”Sudah Elis, Muhtar siapkan hafalannya,” ucap sang guru ngaji, Husein.

Sembari menunggu giliran, anak-anak semangat membuka dan menutup kembali Alquran yang mulai usang termakan usia. Rupanya, mereka sedang memantapkan hafalan Alquran sebelum tiba giliran dipanggil pak ustaz. ”Yang lain, siap-siap juga ya!” seru Ustaz Husein.

Aktivitas menghafal Alquran ini menjadi keseharian anak-anak Kampung Mulyasari. Hal ini mereka lakukan setiap hari selepas salat Zuhur.

”Anak-anak sudah belajar bahasa Inggris dengan Pak Buana (Brigadir Buana Adi Putra, red), salat Zuhur berjamaah, lalu setor hafalan Alquran,” tuturnyanya.

Husein menuturkan, saat ini anak-anak di Kampung Mulysari sudah hafal satu juz. ”Hingga saat ini, untuk juz 30 Alhamdulillah hafal semua,” tuturnya.

Sementara itu, Falah (12) -anak penghafal lainnya- mengaku senang menghafal Alquran. Selain itu, mereka juga belajar lagam atau irama membaca Alquran agar ter­dengar merdu.(all/c)