Beranda Bogor Raya Warga Protes Bangunan di Pinggir Sungai

Warga Protes Bangunan di Pinggir Sungai

DIPROTES WARGA : Bangunan di bantaran sungai di kecamatan MEGAMENDUNG.

MEGAMENDUNG-RADAR BOGOR, Keberadaan bangunan di pinggiran sungai mulai dipro­tes warga. Salah satunya ba­ngunan yang ada di Kampung Belendung Palalangon. Bangunan tersebut kini kondi­sinya dibiarkan begitu saja.

Menurut warga sekitar, bangunan tersebut sudah dibangun sejak dua tahun lalu. Akan tetapi, Satpol PP menegur dan pengerjaan bangunan tersebut tak dilanjutkan.

”Padahal warga sudah mengingatkan untuk tidak mem­bangun di pinggiran sungai, apa­lagi ini posisinya betul-betul di pinggir. Jadi sangat berbahaya,” ungkap salah satu tokoh masyarakat sekitar, Haji Yusuf kepada Radar Bogor, Kamis (10/5).

universitas-nusa-bangsa

Ia juga mengatakan, bangunan tersebut berdiri berada persis di Jembatan Cikumpeni yang menjadi perbatasan antara Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Ciawi. Warga tak ingin ada kejadian yang bakal menimpa bangunan tersebut kalau masih dipaksakan dibangun.

”Nanti kalau ada apa-apa kami yang repot. Makanya kami tegaskan untuk tidak mem­bangun di pinggir sungai, yang jelas berbahaya,” sahutnya lagi.

Sementara itu, Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Megamendung Iwan Relawan membenarkan pemberhentian pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, anggota Satpol PP saat itu mendapat laporan dari warga tentang adanya pembangunan.

”Saat itu kami langsung hentikan, karena memang lokasinya yang berbahaya. Apalagi itu kan salah satu jalur alternatif, banyak dilalui kendaraan. Memang tidak boleh untuk membangun bangunan di pinggir sungai seperti itu,” tutupnya.(dka/c)