Beranda Bogor Raya Barat Utara Jembatan Bambu Almanar Berbahaya

Jembatan Bambu Almanar Berbahaya

MENGANCAM : Sejumlah anak berdiri di atas batang bambu yang menjadi alas Jembatan Almanar, Desa Jagabinta, Kecamatan Parungpanjang.

PARUNGPANJANG-RADAR BOGOR,  Usulan warga Desa Jagabinta, Keca­ma­tan Parungpanjang, agar Jem­batan Almanar diperbaiki sulit terealisasi. Sebab, menu­rut Pe­merintah Kabupaten Bogor, kewenangan perbaikan ada di tangan Pemerintah Provinsi Banten.

Saat ini, jembatan bambu yang melintasi Sungai Ciman­ceuri dalam kondisi rusak parah dan berbahaya. Banyak bagian-bagian badan jembatan yang terlepas dan keropos.

Selain itu, bambu penyangga yang berada di bawahnya juga nyaris patah. ”Bukan kewen­angan kami. Yang punya ke­wenangan membangun dan merehab itu Pemprov Banten,” kata Sekcam Parungpanjang Icang Aliudin kepada Radar Bogor, belum lama ini.

Menurut dia, jembatan ter­sebut menghubungkan Kam­pung Tengah, Desa Jagabinta, Kecamatan Parung­panjang; de­ngan Kampung Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupa­ten Tangerang. Jemba­tan itu di­bangun dengan cara swadaya masyarakat, dan menjadi akses satu-satunya.

Iwan, warga Kampung Tengah RT 01/03, Desa Jagabinta, me­nye­but jika keberadaan Jem­ba­tan Almanah sangat dibutuh­kan warga.

”Akses ini yang paling dekat, warga tidak harus memu­tar. Anak-anak sekolah yang paling terbantu,” ucapnya.

Warga lainnya, Andri, menga­ku jika ia dan warga lainnya sudah mengajukan perbaikan ke pemerintah desa melalui program musrenbang. Tetapi hingga saat ini tidak ada rea­lisai­nya. ”Sudah berkali-kali di­­aju­­kan,” pungkasnya.(cr3/c)