Beranda Bogor Raya Bentuk Kader untuk Minimalisir TBC

Bentuk Kader untuk Minimalisir TBC

ilustrasi

CIBUBUR–RADAR BOGOR,Di Indonesia, Tuberculosis (TBC) adalah penyakit menular yang paling banyak menyebabkan kematian dan menjadi ancaman berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Data terakhir menunjukkan, , terdapat 274 kasus kematian per hari yang disebabkan oleh TB.

Berdasarkan data tersebut, Indonesia masuk dalam daftar negara dengan kasus TB terbesar kedua di dunia. Untuk itu, harus ada upaya serius untuk menekan tingginya kasus TB baru. Salah satunya dengan membentuk kader TBC di wilayah.

Kepala Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Puskesmas Cisalak Pasar Winarni Naweng Triwulandari mengatakan, pelatihan bagi kader TBC terus dilakukan guna memaksimalkan kinerja para kader ketika melakukan pendataan serta pendampingan bagi para penderita TBC. “Kita latih dulu kader TBC supaya bisa menanggani langsung para penderita TBC, “ujarnya kepada Radar Cibubur. (25/4) kemarin.

Naweng menyebutkan, ada sekitar 35 kader TBC terlatih yang dimiliki UPT Puskemas Cisalak Pasar. Dimana, 32 orang diantaranya merupakan perwakilan dari delapan RW dan sisanya berasal dari anggota PKK. Adapun tugas yang diemban para kader TBC yakni mencari pasien baru yang menderita TBC, serta melakukan pendamping menelan obat (PMO) bagi orang yang positif TBC.

“ kader TBC juga rutin mendata­ngi penderita Tuberculosis setiap satu kali dalam sebulan. Itu dilakukan untuk pemantauan penderita yang berhenti minum obat,” bebernya. (cr2/c)