Beranda Bogor Raya Tarif Rusunawa Lansia Rp3,5 Juta Sebulan

Tarif Rusunawa Lansia Rp3,5 Juta Sebulan

DIRESMIKAN: Rusunawa lansia yang berlokasi di Jalan Karya Bhakti Cibubur diresmikan kemarin (24/4). Rusunawa ini mematok biaya sewa Rp3,5 juta sebulan dengan fasilitas komplet.

CIBUBUR–RADAR BOGOR,Membayangkan rusunawa lanjut usia (lansia) pastilah sebuah bangunan tua yang suram dengan pelayanan alakadarnya mirip panti jompo.

Namun, pemandangan itu sungguh berbanding terbalik dengan suasana Rusunawa Lansia Cibubur yang baru diresmikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kemarin (24/4).

Sebuah bangunan elegan bercat putih berdiri tegak dengan pohon-pohon rindang. Di halaman belakang, suasana jauh lebih asri. Terdapat taman hijau yang segar. Jendela untuk tiap unit rusunawa pun dibuat lebar.

Tujuannya, agar cahaya matahari dan udara bisa masuk ke ruangan. Untuk memudahkan akses ke lantai atas, rusun ini juga dilengkapi lift.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid menuturkan, ini adalah rusun khusus lansia pertama yang dibangun Kementerian PUPR.

”Untuk rusun yang kami bangun ini memang untuk mereka yang berkebutuhan khusus, termasuk para lansia,” ujarnya.

Sebanyak 90 unit hunian siap huni sudah disediakan bagi para lansia. Total, nilai kontrak pembangunan rusun sewa Yayasan Ria Pembangunan ini sekitar Rp16 miliar.

Dia menjelaskan, rusunawa tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas dasar seperti listrik, air, lemari pakaian, tempat tidur ukuran king, sofa, meja tamu, serta kursi dan meja makan. Kamar mandinya juga dilengkapi kloset duduk dengan pegangan dari stailes untuk memudahkan lansia saat berdiri.

Rusun berlantai tiga ini memiliki ramp dan hand rail bagi mereka yang memang memiliki kebutuhan khusus. Fasilitas penunjang lain yang disediakan di antaranya lift serta meubelair, yang diharapkan membuat para lansia bisa betah dan nyaman tinggal di sana. ”Kami terus mendorong pembangunan rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan biaya sewa yang rendah. Kalau dilihat kondisi rusunnya pun baik dan bersih, sehingga para lansia bisa tinggal dengan nyaman,” imbuhnya.

Lantas, berapa biaya sewanya? Pihak keluarga mesti menanggung biaya sewa sebesar Rp3,5 juta per bulan jika ingin menempatkan orang tuanya di rusunawa tersebut.

Pengurus Yayasan Ria Pembangunan Sulistiani Sujudhi mengatakan, selain tempat tinggal, lansia juga mendapat fasilitas makan tiga kali sehari dan cuci pakaian.

Tak berhenti di sana, lansia juga mendapat fasilitas berupa rekreasi alias jalan-jalan. ”Berobat juga diantarkan. Di sini ada dokter dan psikiater. Lalu piknik ramai-ramai, rekreasi,” kata dia.

Untuk tempat tinggalnya sendiri, fasilitas yang diperoleh ialah unit rusun tipe 24. Dia menambahkan, syarat untuk tinggal di rusun tersebut ialah harus kemauan lansia itu sendiri. Lansia tidak boleh dipaksa.

Kemudian, minimal usia lansia ialah 60 tahun. Lalu, mesti ada pihak keluarga seperti anak dan ponakan yang menanggung biaya sewa. Dia menambahkan, nantinya pengelola juga akan melakukan survei ke keluarga untuk melihat kemampuan bayarnya.

”Nanti tanda tangan, keluarganya juga back-up tanda tangan. Kami survei lapangan juga terkait siapa yang bertanggung jawab,” tutupnya.(ind/det/mer)