Beranda Politik Desak Percepatan Pergantian Tagor

Desak Percepatan Pergantian Tagor

STRATEGI: Tauhid J Tagor (kanan) bersalaman dengan Ketua DPD
Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat rapat di Bandung beberapa waktu lalu

BOGOR–RADAR BOGOR,Kisruh DPD Kota Golkar semakin memanas. Setelah ramai dengan surat mosi tidak percaya yang ditujukan kepad Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor. Kini, Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Bogor mendesak agar DPD Golkar Jawa Barat segera merespons aspirasi para pengurus kecamatan.

Mereka juga akan melayangkan surat mempertanyakan jawaban surat mosi tidak percaya tersebut.

”Surat segera kami kirimkan ke DPD Golkar Provinsi Jabar agar ada tindakan dan penanganan dari Ketua DPD Jabar Dedi Mulyadi yang juga calon wakil gubernur Jawa Barat,” ujar Ketua PK Bogor Timur Endang Sofyan kepada Radar Bogor.

Dia mengatakan, mosi tidak percaya terpaksa dilayangkan berlandaskan beberapa permasalahan yang terjadi di internal Partai Golkar Kota Bogor. Salah satunya berkaitan soal dana bantuan partai politik (banpol) dan iuran fraksi yang notabene harus diserahkan ke PK.

Namun pada kenyataannya tidak ada lagi. Kepemimpinan ketua DPD Golkar saat ini juga dirasa Endang sudah tidak sejalan dengan para PK. Bahkan, sejak keluarnya surat mosi tidak percaya, DPD Golkar Kota Bogor sudah dua kali mengundang para PK. Namun tak satu pun PK yang hadir.

”Kenapa seperti itu, karena PK sudah sepakat tidak percaya lagi dengan ketua. Kami mohon DPD Provinsi Jabar segera bertindak dan menangani permasalahan ini,” ucapnya.

Dia menegaskan, aksi ini murni keinginan dan aspirasi para PK tanpa ada kepentingan di luar internal apalagi ”penumpang gelap”. “Dengan adanya mosi tidak percaya ini bisa berpotensi terjadi musyawarah daerah luar biasa (musdalub),” bebernya.

Endang yakin, apa yang dilakukan PK Golkar se-Kota Bogot tidak sama sekali memengaruhi proses perjuangan pilkada yang saat ini tengah berjalan. Baik pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bogor maupun gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.
“Karena pilkada itu kerja tim, di bawah tetap kondusif. Selama ini para PK juga bekerja dan berjuang di lapangan, baik untuk pilwalkot maupun Pigub Jabar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor saat dikonfirmasi mengelak bahwa adanya surat mosi tidak percaya yang dilayangkan para PK se-Kota Bogor.

”Enggak ada apa-apa, enggak ada surat-surat,” singkatnya.(gal/c)