Beranda Berita Utama Ratusan Rumah Rusak, Tiga Warga Tewas

Ratusan Rumah Rusak, Tiga Warga Tewas

HANCUR: Berbagai jenis bangunan rata dengan tanah usai gempa (dok. Jawapos)

BANJARNEGARA-RADAR BOGOR,Gempa tektonik berke­kuatan 4,4 Skala Richter (SR) meng­­gun­cang sebagian wilayah Kabupaten Ban­jarnegara, Jawa Tengah,  kemarin siang (18/4) sekitar pukul 13.28 WIB. Gempa ini menyebabkan ratusan rumah rusak. Hingga tadi malam, tercatat tiga orang meninggal dunia.

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengatakan, berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter (titik pusat) gempa terletak pada koordinat 7,21 Lintang Selatan (LS) dan 109,65 Bujur Timur (BT), Lokasinya berada di darat pada jarak 52 km arah utara Kota Kebumen.

“Kedalaman gempa sangat dangkal, yakni 4 kilometer,” ujarnya kemarin (18/4).

Meski demikian, kata Daryono, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Terkait dampak gempa yang digambar­kan oleh modeling peta tingkat gun­cangan (shake map) dan beberapa laporan masyarakat, menunjukkan jika gempa ini me­nimbulkan guncangan pada skala intensitas II-III MMI (mo­dified mercalli intensity) di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

Menurut Daryono, berdasar laporan tim di lapangan, gempa dirasakan oleh banyak orang. Bahkan beberapa warga sempat berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. “Tim BMKG saat ini sedang mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai dampak gempa dangkal ini,” katanya.

Daryono menjelaskan, jika ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya yang sangat dangkal, gempa ini terjadi akibat dipicu aktivitas sesar/patahan lokal. Hingga laporan ini dibuat, hasil mo­nitoring BMKG belum menun­jukkan adanya gempa susulan (aftershocks).

“Untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang,” ungkapnya.

Epaper Radar Bogor hari ini (tau)