Beranda Bogor Raya Ganjil-Genap Tol Cibubur Dimulai

Ganjil-Genap Tol Cibubur Dimulai

MULAI DITERAPKAN: Uji coba sistem ganjil-genap di Tol Cibubur akan mulai diberlakukan hari ini (16/2). Langkah tersebut dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemacetan di Tol Jagorawi.

CIBUBUR–RADAR BOGOR,Kebijakan pemba­tasan kendaraan roda empat melalui sistem ganjil-genap yang diperluas hingga ke Tol Tangerang dan Tol Cibubur akan dimulai pada hari ini (16/4). Polri pun telah menyiap­kan personel untuk mengawasi mobil yang akan keluar-masuk Jakarta melalui jalur tersebut.

”Kami siapkan 10 personel di Tol Jagorawi dan 10 personel di Tol Jakarta-Tangerang,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjend Royke Lumowa, Minggu (15/4).

Menurut Royke, para personel kepolisian bersama dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) akan langsung mence­gah mobil yang pelat nomornya tidak sesuai sistem ganjil-genap.

universitas-nusa-bangsa

Royke mengatakan, pihaknya sengaja tidak menge­rahkan personel yang banyak karena pengawasan kebijakan ini hanya di beberapa gerbang tol (GT) saja, seperti di GT Cibubur 2 dan Pasar Rebo untuk ruas Tol Jagorawi serta GT Tangerang 2 dan Kunciran untuk ruas Tol Jakarta-Tangerang.

Royke menjelaskan, pember­lakuan peraturan ganjil-genap di Tol Jagorawi dan Tangerang layaknya kebijakan di ruas Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Pembatasan kendaraan roda empat diberlakukan mulai pukul 06.00-09.00 WIB.

”Pemberlakuan juga adalah terhadap angkutan barang untuk golongan tiga ke atas dan kendaraan pribadi,” ujarnya.

Dikatakan Royke, sosialisasi kebijakan tersebut sudah dilakukan dalam waktu dua hingga tiga minggu ke belakang. Semua pihak pun sudah sepakat pemberlakuan kebijakan ini untuk mengurai kemacetan di ruas jalan tersebut.

”Ini sudah melalui beberapa rapat dengan semua pihak. Tidak ada yang terlupakan untuk kami ajak rapat. Kami dengan BPTJ, Kementerian Perhubu­ngan dan Organda rapat mengenai pemberlakuan uji coba ini,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, paket kebijakan mengurai kemacetan di pintu Tol Cibubur 2, Kunciran 2, dan Tangerang 2 dilatarbel­akangi kebijakan yang sebelumn­ya diterap­kan di pintu Tol Bekasi.

”Dari tiga paket kebijakan di Bekasi menunjuk­kan angka positif. V/C ratio (volume capacity ratio) Tol Jakarta-Cikampek dari Bekasi ke Cawang mulai jam 06.00-09.00 WIB terjadi penurunan (kepadatan kendaraan),” ucap Bambang.

Menurutnya, sejak pukul 07.00 WIB, V/C ratio dari Bekasi ke Cawang sudah menyentuh angka 0,5 persen. Hal ini berdampak pada jarak tempuh kendaraan yang bisa lebih cepat dan point to point tidak lebih dari 1,5 jam. Penerapan ganjil-genap di tol Cibubur dan Tangerang juga dilakukan dalam rangka menyambut Asian Games pada Agustus 2018.

”Poin kedua yang melatarbelakangi penerapan kebijakan ini adalah Asian Games. Panitia (Asian Games) mengatakan, yang menjadi masalah bukan prasarana pertandingan, tetapi transportasi. Panitia meminta dari point to point tidak lebih dari tiga jam,” bebernya.(ind/cr2/kha)