Beranda Bogor Raya Barat Utara Matel Teror Penunggak Kredit Motor

Matel Teror Penunggak Kredit Motor

ilustrasi rampasan oleh mata elang

PARUNGPANJANG–RADAR BOGOR,Perampasan sepeda motor oleh mata elang (matel) atau debt collector, makin marak di Kecamatan Parungpanjang. Pengambilan kendaraan dengan paksa ini pun membuat warga resah.

DW (34), misalnya. Ia tampak celingukan di depan Pasar Parungpanjang, kemarin (27/2). Wajahnya kebingungan kala pria-pria bertubuh kekar meminta paksa kunci dan STNK motor miliknya.

”Iya, motor diambil. Saya tidak bisa melawan karena takut. Apalagi anak saya sampai menangis,” tutur wanita berhijab itu.

universitas nusa bangsa unb

Hal ini bukan kali pertama terjadi, perampasan kendaraan oleh kelompok matel ini hampir setiap hari. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat, membuat matel bebas mencari mangsa.

”Sudah sering (perampasan motor) di Pasar Parungpanjang. Kebanyakan tidak bisa melawan karena dalam ancaman,” ujar salah satu pedagang, Yudi (29).

Hal ini diamini Kapolsek Parungpanjang Kompol Nurrahim. Kebanyakan korban perampasan kendaraan oleh matel tidak melapor ke kantor polisi. Padahal, tindakan itu termasuk kategori tindak pidana dan bisa dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

Ia pun meminta agar warga berani melapor ke kantor polisi jika ada matel yang hendak merampas kendaraannya. ”Jangan serahkan kendaraannya di jalan. Jika melakukan tindak kekerasan juga langsung laporkan,” tuturnya.

Untuk menekan aksi matel ini, polisi memasang spanduk imbauan di Jalan Raya Parungpajang.

”Kami juga mengedukasi warga dengan memasang spanduk di sejumlah persimpangan,” tukasnya. (all/c)