Beranda Bogor Raya Warga Tolak Depo LRT

Warga Tolak Depo LRT

CIBUBUR–RADAR BOGOR, Ratusan warga Kampung Rawajati, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, melakukan aksi bakar ban dan blokir jalan, Rabu (21/2). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes lantaran tempat tinggalnya diukur paksa oleh pengembang.

Warga yang melakukan aksi ini sempat histeris ketika peng­em­bang berencana mematok lahan tempat tinggal mereka. Aksi bakar ban pun dilakukan untuk menghadang pengukuran dan pematokan lahan.

”Kami tidak terima karena tidak ada koordinasi dengan warga soal ukur tanah ini. Makanya, kami melakukan ini sebagai protes,” kata Juandi (35), salah satu warga yang memblokir jalan.

universitas nusa bangsa unb

Juandi mengatakan, pengu­kuran dan pemasangan patok dilakukan PT Adhi Karya. Lahan seluas 12 hektare itu, rencananya dibebaskan untuk pem­bangunan Depo LRT.
“Kalau memang lahan ini untuk proyek pemerintah, kami terima, tapi kalau untuk proyek swasta kami tidak mau,” katanya.

Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan LRT saat ini ditempati ratusan kepala kelu­arga. Mereka sudah me­nempati lahan tersebut selama puluhan tahun.

“Kami sudah lama tinggal di sini. Aksi demo juga sudah kami lakukan di Istana Presiden. Karena kami ingin kejelasan ini tanah pemerintah atau swasta,” ungkapnya.

Warga sempat bersitegang dengan aparat keamanan di lokasi. Setelah berkomunikasi dengan pihak pengembang, warga sepakat melakukan mediasi dengan PT Adhi Karya untuk mencari solusi.(enr/poj)