Beranda Olahraga Kickers Kick Off Liga 1 Terancam Molor

Kick Off Liga 1 Terancam Molor

SENGIT: Persib Bandung saat bertanding melawan PS TNI di Liga 1 musim lalu. Musim ini kasta tertinggi sepak bola nasional tersebut dipastikan molor kick off

JAKARTA–RADAR BOGOR, Kick off Liga 1 2018 direncanakan berlangsung 10 Maret mendatang. Jadwal tersebut sebenarnya mundur dari semula 3 Maret 2018.

Tetapi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus menyelesaikan kewajiban musim lalu. Itu menjadi syarat utama Liga 1 2018 bisa bergulir. Hal itu disampaikan Joko Driyono, Plt Ketua Umum PSSI.

Joko menyatakan banyak agenda internasional yang melibatkan PSSI pada 2018, termasuk Asian Games. Terkait kompetisi lokal, PSSI meminta PT LIB untuk menyelesaikan segala tunggakan sebelum kompetisi bergulir.

universitas pakuan unpak

“Kalau belum lunas, kick off Liga tidak akan dimulai dulu,” terangnya setelah menggelar pertemuan dengan Kemenpora, di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, PT LIB masih punya kewajiban kepada para klub Liga 1 2017 lalu. Informasi yang berkembang, rapat umum pemegang saham (RUPS) akhir Februari ini, menjadi momentum penyelesaian sengkarut masalah subsidi tersebut.

Selain itu, jadwal mundur memaksa PT LIB harus memaksimalkan sisa waktu yang ada. Sebab, pada Asian Games 2018 mendatang, Joko menggaransi kompetisi Liga 1 harus off.

“Ini event yang mungkin gak bisa terulang,” terang Joko. Dalam pertemuan tersebut, Menpora Imam Nahrawi juga mengingatkan agar pemain tetap diperhatikan. Khususnya yang terkait dengan asuransi pemain dalam kompetisi.

“Kami sudah minta ke PSSI dan PT LIB agar menjamin asuransi pemain, biar kalau ada masalah di tengah jalan, ada solusi,” sebut Imam.

Itu merupakan hasil pertemuan antara Imam dengan APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia) sehari sebelumnya. Masalah sengketa pemain dengan klub juga menjadi bahasan tersendiri.

Pembentukan NDRC (National Dispute Resolution Chamber) atau badan arbitrase sepak bola Indonesia menjadi solusi nyata untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan, NDRC bakal diluncurkan sebelum liga bergulir. Komposisinya yakni lima orang, antara lain dua orang wakil APPI, satu wakil PSSI, dan dua orang lainnya berstatus arbiter yang ditunjuk PSSI.

“Tinggal finishing, kemungkinan akhir bulan ini sudah terbentuk, orang-orangnya sudah ada,” sebut Tisha. Sementara itu, Kemenpora juga mendukung penuh untuk pemusatan latihan Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018.

Dana pelatnas sepak bola putra dan putri mencapai Rp25 miliar yang sudah disetujui Kemenpora. “Sejauh ini sudah kami serahkan 70 persen,” terang Imam.

Untuk penggunaan tempat latihan di Lapangan ABC, Senayan juga menjadi persoalan lain. Sejauh ini PSSI harus bayar, dengan biaya Rp2,8 juta sekali sesi.(nap)