Beranda Berita Utama Brebes Dikepung Banjir, Empat Desa Masih Terendam

Brebes Dikepung Banjir, Empat Desa Masih Terendam

BANJIR: Warga Desa Terlangu dan Pemaron Kecamatan Brebes terpaksa menggunakan rakit dan ban untuk membawa motor akibat diterjang banjir, Jumat (23/2/2018) (dok.Jawapos)

BREBES-RADAR BOGOR, Kabupaten Brebes dan sekitarnya dikepung banjir. Penyebabnya tak lain hujan yang terus menerus mengguyur dalam tiga hari terakhir. Air Sungai Pemali meluap hingga menyebabkan tanggul jebol.

Jebolnya tanggul sungai terpanjang di Kabupaten Brebes itu diduga lantaran tak mampu lagi menampung intensitas debit air yang semakin deras. Sehingga empat desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Brebes yang terlintasi daerah aliran sungai (DAS) Sungai Pemali pun terendam banjir.

Keempat desa itu yakni Desa Terlangu dan Pemaron Kecamatan Brebes, Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang, serta Desa Lengkong Kecamatan Wanasari. Rendaman air di sejumlah lokasi di empat desa itu bahkan ada yang kedalamannya mencapai 2 meter.

universitas pakuan unpak

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Tegal (Jawa Pos Group) menyebutkan, tanggul Sungai Pemali yang jebol kali pertama terjadi di Desa Kedungtukang, Kamis (16/2/2018) dinihari WIB. Sejumlah warga yang mendiami sekitar tanggul pun, langsung menyelamatkan diri, karena luapan air sungai semakin deras.

Berikutnya, tanggul di Desa Terlangu juga jebol sekitar pukul 06.30 WIB. Akibatnya, sejumlah rumah warga, akses jalan, dan fasilitas publik terendam air. Bahkan terjangan air lupana Sungai Pemali di Desa Terlangu, ada yang mencapai 2 meter ketinggiannya.

“Kita sedang berusaha menyelamatkan warga, utamanya lansia dan anak-anak,” ungkap Suwardi, salah seorang warga Desa Terlangu.

Banjir di empat desa yang terlintasi DAS Sungai Pemali, ternyata juga dirasakan desa-desa lainnya. Ini dipicu debit air sungai lainnya yang juga meluap dan menggenangi desa-desa sekitarnya. Seperti yang terjadi di Kelurahan Limbangan lantaran meluapnya Sungai Sigeleng. Kemudian Desa Sisalam Kecamatan Wanasari, serta di Kecamatan Tanjung, setelah meluapnya air Sungai Babakan.

Banjir di Kecamatan Brebes juga membuat jalur utama Brebes-Jatibarang terendam air hingga 1 meter. Sehingga jalur yang biasanya digunakan sebagai ruas alternatif menuju Slawi dan Purwokerto itupun ditutup dan dialihkan.

Oleh petugas Polres Brebes, arus dialihkan melewati jalur alternatif dari Brebes menuju Krasak, Lembarawa, Kalimati, Pegeg, lalu ke Jatibarang. Pengguna jalan juga disarankan untuk menghindari ruas jalan di Jatibarang, dengan melewati ruas Pebatan-Jagalempeni.(muj/zul/pin)