Beranda Metropolis Binaniaga Luluskan 278 Wisudawan

Binaniaga Luluskan 278 Wisudawan

WULAN/RADAR BOGOR
WISUDA: STIKOM Binaniaga dan STIE Binaniaga mewisuda lulusannya di Seameo Biotrop, Bogor, kemarin (22/2).

BOGOR–RADAR BOGOR, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Binaniaga dan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Binaniaga meluluskan 278 wisudawannya di Gedung Bundar Seameo Biotrop, Tajur, Kota Bogor, kemarin (22/2). Perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Binaniaga ini meluluskan 93 wisudawan dari STIKOM dan 185 dari STIE Binaniaga.

Ketua STIE Binaniaga Yuli Anwar mengatakan, tahun ini pihaknya meluluskan 185 wisudawan terdiri atas 172 orang wisudawan program studi strata 1 manajemen dan 13 orang lulusan dari program studi diploma 3 akuntansi.

Selain sudah terakreditasi BAN PT, STIE Binaniaga, kata Yuli, mempunyai keunggulan lain, di antaranya menjadi panutan dalam mewujudkan rasa peduli terhadap pendidikan bagi masyarakat Kota Bogor. “Kami membuka program beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan program diploma 3 akuntansi,” katanya.

universitas pakuan unpak

Beasiswa penuh tersebut, jelas Yuli, ditujukan bagi calon mahasiswa yang telah memenuhi syarat, dan tidak akan dipungut biaya pendidikan sampai yang bersangkutan dinyatakan lulus.

“Program beasiswa ini sudah banyak meluluskan alumni yang saat ini bekerja di berbagai instansi swasta maupun pemerintah di wilayah Jawa Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua STIKOM Binaniaga Ismulyana Djan mengatakan, dari 93 lulusan, sebanyak 13 lulusannya dari program studi teknik informatika strata 1 dan 80 lulusan sisanya dari program studi sistem informasi strata 1.

“STIKOM Binaniaga saat ini sudah terakreditasi BAN-PT. Kami juga bekali lulusan dengan sertifikat yang bertaraf internasional di bidang IT, yaitu sertifikat CISCO yang bergelar CCNA,” jelasnya.

Menurutnya, dengan moto STIKOM Binaniaga saat ini, ‘Change, Continous Quality Improvement, de bottlenecking and enchament, do it!’, STIKOM Binaniaga mengikuti perkembangan zaman di bidang IT.

“Pengembangannya berkesinam­bungan, berusaha menekan angka drop out seminimal mungkin, dan meningkatkan kualitas terus-menerus,” jelasnya.(cr1/c)