Beranda Politik Tantangan Filatelis Menciptakan Perangko Kreatif

Tantangan Filatelis Menciptakan Perangko Kreatif

PELANTIKAN: Ketua Umum Pengurus Pusat PFI, Fadli Zon melantikan Pengurus Daerah PFI Jateng periode 2017-2022 di Gedung Pramuka Semarang, Rabu (21/2/2018).

SEMARANG–RADAR BOGOR, Hobi mengumpulkan perangko atau filateli seolah menjadi hobi yang sudah tidak relevan lagi di zaman serba canggih saat ini. Namun, jika diselami dan dipahami, hobi filateli ternyata sangat bermanfaat, bukan hanya diri sendiri, tapi juga bagi peradaban sebuah bangsa.

“Saya kira kalau kita belum memasuki dan menyelami, (filateli) mungkin kelihatannya hobi yang sudah tidak lagi relevan. Menurut saya ini bagian dari material culture. Saya sendiri ikut mengkoleksi baik secara tematik dan juga secara histori,” beber Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), Fadli Zon di Gedung Pramuka dalam acara Pelantikan Pengurus Daerah PFI Jateng periode 2017-2022, Rabu (21/2).

Fadli melihat, hampir dalam setiap perjalanan suatu bangsa, ditandai perangko. Sehingga, menjadi penanda sekaligus identitas sebuah bangsa. Terutama bagi bangsa baru merdeka, pada umumnya selain bangsa tersebut harus punya uang, juga punya perangko.

universitas pakuan unpak

“Saya lihat apa yang telah kita capai hampir selama 73 tahun Indonesia merdeka, identitas perangko itu ada. Meski kita sudah di era digital, kadang kita rindu dengan hal-hal yang sifatnya material karena kalau pegang aslinya rasanya lain dengan yang digital,” tuturnya.

Saat ini, Fadli berpandangan Indonesia mendapatkan tantangan menciptakan perangko-perangko lebih kreatif. Terlebih, di tengah kondisi generasi muda yang tak lagi mengenal perangko. Sebab, kreativitas perangko-perangko dari luar negeri, menurutnya sudah luar biasa.

“Perangko kita memang mulai kreatif. Tidak hanya dilem kertas dan dicetak, tapi sudah menggunakan macam-macam bahan. Ini tantangan dan supaya bisa menarik generasi muda saat ini yang mungkin sangat jauh imajinasi dari perangko,” ungkapnya.

Sementara ITU Ketua PD PFI Jateng Slamet Budi Prayitno menambahkan, jajaran kepengurusannya berharap banyak kaum muda kembali menyenangi hobi filateli. Sebab, filateli merupakan bagian dari artefak sejarah atau salah satu bukti sejarah.

“Melalui filateli kita bisa membaca dan mengetahui sejarah dari filateli yang pernah diproduksi dalam berbagai momen, dan pada periode tertentu dan dengan tema-tema tertentu. Ini saya kira bahan pendidikan cukup penting untuk bangsa. Jadi saya sangat terpanggil,” ucapnya.

Nilai sejarah yang terkandung dalam filateli, imbuh Budi, juga bisa membantu menyelesaikan persoalan jika ada perdebatan sejarah karena bisa menjadi alat pembuktian.(pin/*)