Beranda Olahraga Kickers Napoli 1 vs 0 SPAL, Pertahankan Posisi

Napoli 1 vs 0 SPAL, Pertahankan Posisi

SENGIT: Pemain Napoli terlibat kontak fisik dengan pemain SPAL.

ITALIA–RADAR BOGOR,Napoli tetap mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Serie-A 2017-2018 usai mengalahkan SPAL 2013 Ferrara dengan skor tipis 1-0, Minggu (18/2) malam WIB. Tak hanya tetap di puncak, Napoli juga mengukir rekor menawan.

Tim asuhan Maurizio Sarri tersebut sempat digusur Juventus yang beberapa jam sebelum­nya memenangi Derby della Mole alias Derby Turin. Namun, I Partenopei -julukan Napoli- tak membiarkan singgasana mereka diduduki Juventus. Hanya hitungan jam, Napoli kembali mengambil alih posisi puncak.

Berkat kemenangan atas SPAL, Napoli me­ngo­leksi 66 angka dari 25 laga. Sedangkan Juven­tus berada di posisi kedua dengan 65 poin.

universitas nusa bangsa unb

Pahlawan kemenangan Napoli adalah gelandang asal Brasil, Allan Marques Loureiro. Dia mencetak gol cepat pada menit ke-6 dan menjadi satu-satunya gol dalam laga tersebut. Gol tersebut berawal dari kerja sama ciamik antara tiga pemain yakni Jorginho, Jose Callejon, dan Allan sendiri. Umpan dari Jorgin­ho diterima Callejon dan kemudian memberikan assist brilian untuk Allan.

Bagi Allan, itu merupakan gol ke-4 di Serie-A musim ini bersama Napoli. Dia membuktikan bahwa sebagai gelandang, dirinya tetap bisa menunjukkan ketajaman.
Kemenangan itu sekaligus membuat Napoli mengukir rekor apik. Napoli mencatat 9 kemenangan beruntun di Serie-A dan itu merupakan rekor baru bagi mereka. Selain itu, motivasi Napoli untuk bisa menjuarai Serie-A musim ini juga semakin besar.

Pelatih Napoli, Maurizio Sarri, mengung­kapkan ketidakpuasaannya usai memenangi laga ini. Sebab, timnya membuka laga dengan bagus. “kami bisa segera menguasai pertandingan dan lupa untuk menyelesaikannya. Itu merupakan kesalahan kami,” katanya seperti dikutip dari Football Italia.

“Mungkin pemain melihat bahwa betapa mudahnya mereka menjalani pertandingan melawan SPAL dan berpikir bahwa mereka tak perlu untuk menjaga level determinasi, teta­pi itu sangat salah,” imbuhnya.(jpg/dkw)