Beranda Berita Utama 3 Persija vs Bali United 0, Super Simic Tak Tertahankan

3 Persija vs Bali United 0, Super Simic Tak Tertahankan

Chandra/Satwika/Jawa Pos.
TANGGUH: Persija Jakarta merayakan juara Piala Presiden 2018 di sugbk.

JAKARTA–Marko Simic benar-benar menjadi pembeda dalam pertandingan final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam.
Striker asal Kroasia tersebut melesakkan dua gol dan membawa timnya menang 3-0 atas Bali United.

Performa Persija berbeda jauh dengan pada fase grup D ketika mereka kalah 2-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (29/1). Ketika itu, Simic tidak turun sebagai starter. Dan tadi malam, Simic menggila. Pemain berjuluk Super Simic itu mencetak gol pembuka melalui tandukan pada menit ke-20 dan dilanjut gol akrobatik (45’).

Bali United yang selama ini tangguh di lini tengah, kalah tarung dengan kombinasi Rohit Chand dan Sandi Sute di lini tengah Persija. Striker Bali United Ilija Spasojevic dan gelandang serang Stefano Lilipaly kesulitan mendapatkan suplai bola matang di depan.

universitas nusa bangsa unb

Pada babak pertama, winger Bali United Yabes Roni masih sering melakukan tekanan melalui sayap memanfaatkan bek kiri Persija Rezaldi Hehanusa yang sering naik membantu serangan. Namun, umpannya tidak ada yang membahayakan gawang Persija yang dikawal Andritany Ardhiyasa.

Perlawanan Serdadu Tridatu –julukan Bali United– semakin sulit ketika gol ketiga Persija dicetak Novri Setiawan pada menit ke-63. Namun, bintangnya tetaplah Simic yang kemudian menjadi top scorer dengan 11 gol serta pemain terbaik Piala Presiden 2018. Adapun pemain muda terbaik diberikan kepada Rezaldi Hehanusa.

”Ini momentum terbaik dalam karir saya,” kata Simic yang pada awal karirnya pernah berduet dengan Mario Mandzukic di timnas U-21 Krosia tersebut. Dia mengaku sempat grogi bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo. ”Ini kerhormatan bagi saya. Saya sempat takut, tapi akhirnya bisa rileks,” lanjutnya.

Kemenangan itu membuat Jakmania –sebutan fans Persija– berpesta. Apalagi, sudah dua tahun terakhir mereka tidak bermain di kandangnya. Sayang, dalam penentuan suporter terbaik, Jakmania harus kecewa karena penghargaan itu diberikan kepada Bobotoh, suporter Persib Bandung.

Pelatih Persija Stefano Cugurra mengakui, dukungan dari puluhan ribu Jakmania memberikan motivasi dahsyat kepada pasukannya. ”Sewaktu di Bali, kami kalah oleh mereka (Bali United, red). Kali ini situasinya berbeda,” jelas pria yang disapa Teco tersebut.

Di sisi lain, Bali United memang kehilangan sentuhannya selama pertandingan. Spaso tidak berkutik dalam penjagaan Jaimerson da Silva dan Maman Abdurahman. ”Babak pertama kami bikin kesalahan, berlanjut eksekusi bola mati,” ujar Hans Peter Schaller, pelatih Bali United di Piala Presiden 2018.

Pelatih asal Austria itu mengakui, Simic sangat berperan penting menjadi pembeda dalam pertandingan tadi malam. Dia tangguh dalam duel udara dan pergerakannya juga sulit diatasi. ”Kualitas pemain seperti Simic yang membuat kami kesulitan,” terangnya. (nap/ham)